INDOZONE.ID - Microsoft kembali jadi bahan pembicaraan di kalangan gamer.
Bukan karena perilisan game baru atau pembaruan fitur, tapi karena iklan terbaru Xbox Game Pass yang justru membingungkan banyak orang.
Alih-alih terlihat keren atau lucu, iklan ini malah menimbulkan satu pertanyaan besar: apa sebenarnya maksudnya?
Baca juga: Pacific Drive Resmi Hadir di Xbox Game Pass, Lengkap dengan Ekspansi Baru Whispers In The Woods
Iklan yang Membuat Penonton Bingung
Dalam iklan tersebut, seorang pria muncul di ruangan gelap penuh kotak game fisik Xbox 360.
Ia terlihat kelelahan dan kelaparan, hingga tiba-tiba seseorang dari luar memasukkan sebuah game Gears of War melalui lubang kecil—seolah-olah pria itu sedang berada di dalam kotak pengembalian video rental.
Pria itu lalu mencium dan mengguncang kotak game tersebut dengan penuh emosi, sebelum muncul tulisan “THAT WAS THEN”.
Adegan kemudian beralih ke suasana modern dengan setup gaming canggih dan logo Xbox Game Pass di layar.
Secara konsep, Microsoft sepertinya ingin membandingkan masa lalu—saat orang harus menyewa game dari toko fisik dengan masa kini di mana kamu bisa langsung bermain lewat Game Pass.
Namun, penyampaiannya membuat banyak penonton garuk kepala karena ceritanya terasa tidak nyambung dan simbolismenya terlalu aneh.
Analisis: Konsep yang Gagal Mengena
Banyak yang menilai bahwa iklan ini kehilangan esensi utamanya.
Penulis Tom Orry dari Eurogamer bahkan menyebut bahwa semakin sering ia menonton iklan ini, semakin ia merasa realitasnya menguap.
Ia menggambarkannya seperti membaca kalimat yang strukturnya benar, tapi maknanya tidak pernah nyatu.
Kalau dipikir secara logika, pria di dalam kotak pengembalian seharusnya bukanlah pemain, melainkan pegawai toko rental.
Lalu kenapa ia kelaparan dan bahagia saat menerima satu game, padahal di sekelilingnya ada tumpukan ratusan game lain? Bukankah seharusnya ia kewalahan, bukan kehausan hiburan?
Perbandingan antara rental game fisik dengan Game Pass digital sebenarnya bisa jadi ide menarik.
Namun, iklan ini gagal membangun narasi yang jelas.
Ia lebih terasa seperti kumpulan ide acak yang dipaksa bersatu tanpa arah pesan yang kuat.
Sentuhan Nostalgia yang Tidak Tepat
Padahal, nostalgia terhadap era rental game adalah sesuatu yang masih hangat di hati banyak gamer.
Mengunjungi toko, memilih game di rak bersama teman, lalu membawa pulang satu judul baru untuk dimainkan akhir pekan—itu bagian dari pengalaman bermain yang tak tergantikan.
Sebaliknya, iklan Xbox ini justru menggambarkan masa lalu dengan cara yang suram dan tidak menyenangkan.
Bukannya terasa hangat dan nostalgik, penontonnya justru merasa kasihan dengan karakter di dalam kotak gelap itu.
Pesan yang Terlalu Kabur
Di akhir video, muncul tagline: “This is how we play now” dengan penekanan pada kata “how” dan “now”.
Alih-alih terdengar keren, banyak yang merasa pesan ini malah membingungkan.
Di YouTube, deskripsi video berbunyi:
“Tidak perlu menunggu di kotak pengembalian. Dengan Xbox Game Pass, game baru terus ditambahkan setiap saat. Mainkan apa pun yang kamu mau, kapan pun kamu mau.”
Sayangnya, pesan tersebut tidak tersampaikan dengan jelas dalam visual iklannya.
Potensi Besar, Eksekusi Buruk
Iklan ini sebenarnya punya potensi besar untuk menunjukkan bahwa Xbox Game Pass adalah evolusi modern dari rental game klasik.
Tapi cara penyampaiannya membuat ide itu tidak tersampaikan dengan baik.
Daripada memberi kesan nostalgia positif, iklan ini justru membuat penonton merasa bingung dan kehilangan makna.
Banyak yang menilai Microsoft kembali tidak paham audiensnya dan melewatkan kesempatan untuk menghadirkan kampanye yang lebih emosional dan relevan.
Mungkin niatnya untuk lucu dan kreatif, tapi hasil akhirnya justru membuat banyak orang berkata hal yang sama: “Aku nggak ngerti, ini iklan tentang apa sih?”
Baca juga: Jika Xbox Game Pass Berakhir, Dunia Gaming Kehilangan Alat Terbaik untuk Menemukan Game Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net