Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 19:00 WIB

Dean Hall Kreator DayZ Bikin Gebrakan! Fokus Menyelamatkan Studio RocketWerkz

Author

Dean Hall(Sumber:X/Eurogamer)


INDOZONE.ID - Nama Dean Hall mungkin sudah tidak asing bagi kamu yang mengikuti dunia game survival.

Sosok di balik kesuksesan DayZ ini kini kembali jadi sorotan, bukan karena gaya hidup mewahnya seperti dulu, tapi karena tekadnya untuk menyelamatkan studio yang hampir tenggelam: RocketWerkz.

Baca juga: Daftar Game Gratis PS Plus Agustus 2025: 'Lies of P' dan 'DayZ' Jadi Sorotan

Dari Hidup Mewah ke Realita Pahit Industri Game

Beberapa tahun lalu, Dean Hall dikenal sebagai pengembang game sukses yang hidup glamor.

Ia membeli Lamborghini Aventador, membagikan foto tubuh atletisnya di media sosial, dan menampilkan citra sebagai pengembang “tak tersentuh”.

Namun, semua itu berubah drastis setelah perjalanannya membangun studio RocketWerkz tak berjalan sesuai rencana.

Kini, Hall mengaku sudah jauh berubah.

Ia bukan lagi sosok flamboyan di Instagram, melainkan seorang pekerja keras yang sepenuhnya fokus membuat game berkualitas.

Dalam wawancara terbarunya, Hall berkata jujur, “Game development adalah obsesiku. Bukan hal yang sehat, tapi aku merasa terlahir untuk ini.

Icarus: Titik Balik Karier Dean Hall

Game survival bertajuk Icarus menjadi pusat perjalanan terbaru Hall.

Setelah diluncurkan di PC pada 2021, game ini sempat menarik banyak pemain, hingga 50.000 pengguna aktif di awal.

Namun masalah muncul tak lama setelahnya: performa buruk, bug, dan berbagai isu desain membuat reputasi game itu terpuruk.

Alih-alih menyerah, Hall berjanji untuk memperbaiki Icarus dengan update mingguan tanpa henti.

Ia tahu studio RocketWerkz sedang berada di ujung tanduk.

“Kalau kita tidak melakukan ini, kita mati,” katanya.

Keputusan itu membuahkan hasil.

Setelah empat tahun kerja keras, Icarus kini mendapat ulasan positif di Steam, dan pemain aktifnya meningkat lagi.

Bahkan, versi PlayStation 5 dan Xbox Series X/S akan segera dirilis pada awal 2026, lengkap dengan ekspansi besar New Frontiers di dalamnya.

Mengubah Pola Pikir dan Cara Mengelola Studio

Hall mengakui, dulu ia membenci mengelola perusahaan.

Tapi kini pandangannya berubah.

Ia mulai menikmati tantangan menjalankan tim berisi 70 orang di RocketWerkz.

“Selama dua tahun terakhir, aku baru benar-benar menikmati menjalankan studio,” ujarnya.

“Dulu, aku bangun setiap pagi dengan rasa benci. Tapi sekarang, aku sadar betapa berharganya kesempatan ini.”

RocketWerkz memang belum menghasilkan keuntungan besar, karena semua dana terus dialokasikan untuk pengembangan.

Namun bagi Hall, itu adalah konsekuensi dari komitmennya.

Ia juga menolak menggunakan model monetisasi agresif seperti loot box atau mekanik judi, dan memilih sistem DLC berbayar seperti yang diterapkan oleh Paradox Interactive.

Fokus pada Game Baru: Kitten Space Agency dan Torpedo

Selain Icarus, Hall dan tim RocketWerkz kini tengah mengerjakan dua proyek menarik:

 - Kitten Space Agency, penerus spiritual dari Kerbal Space Program yang terkenal rumit namun memuaskan.

 - Torpedo, game bertema kapal selam yang menggabungkan elemen strategi ala FTL dan RimWorld.

Hall berharap dua game ini bisa menjadi fondasi baru RocketWerkz, sekaligus menegaskan bahwa dirinya masih relevan di industri game modern.

Dari Supercar ke Kesederhanaan

Kehidupan Hall kini sangat berbeda.

Ia telah menjual Lamborghini-nya, meninggalkan gaya hidup mewah, dan memilih tinggal di apartemen kecil dekat kantor agar bisa bekerja lebih efisien. 

Semua uang dan waktu yang dulu ia habiskan untuk citra diri, kini diarahkan untuk mengembangkan proyek-proyek baru RocketWerkz.

Dean Hall bukan lagi simbol kesombongan, melainkan contoh nyata bagaimana seseorang bisa jatuh, belajar, dan bangkit kembali.

Dean Hall telah berevolusi dari pengembang game yang hidup berlebihan menjadi sosok yang lebih bijak dan berdedikasi.

Icarus menjadi titik balik yang membawanya keluar dari masa sulit, dan kini ia menatap masa depan dengan proyek ambisius seperti Kitten Space Agency.

Dari semua pelajaran yang ia alami, satu hal jelas: Dean Hall kini bukan sekadar “pencipta DayZ”, tapi seorang visioner yang benar-benar memahami arti bertahan di dunia nyata maupun dunia game.

Baca juga: Kreator Dead Space Ingin Buat Dead Space 4, Janji Bisa Hemat Puluhan Juta Dolar untuk EA!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU