INDOZONE.ID - Minggu ini dunia video game kembali ramai dengan berita menarik, review seru, dan kisah dari balik layar industri.
Dari turnamen Evo France hingga perangkat handheld terbaru ROG Xbox Ally X, berikut rangkuman lengkap dari Eurogamer Weekly Digest edisi yang sayang banget kalau kamu lewatkan!
Baca juga: Sorotan Dunia Game Minggu Ini: dari Battlefield 6 hingga Teknologi Baru PS6
Call of Duty vs Battlefield: Siapa yang Menang Tahun Ini?
Setiap tahun selalu ada perang antara dua raksasa FPS, Call of Duty: Black Ops 7 dan Battlefield 6.
Dilansir Eurogamer, kali ini Battlefield tampil lebih stabil setelah bencana Battlefield 2042. Sementara Black Ops 7 mendapat sambutan yang agak campur aduk dari pemain beta.
Eurogamer juga memunculkan pertanyaan menarik, mungkinkah akan muncul penantang baru di genre shooter?
Arc Raiders disebut sebagai kandidat kuat, apalagi dengan kabar bahwa Escape from Tarkov akhirnya keluar dari masa early access bulan depan.
Evo France 2025: Generasi Baru Petarung Muda Bersaing di Panggung Dunia
Laporan dari Connor Makar di Paris menunjukkan bahwa Evo France menjadi ajang unjuk gigi bagi talenta muda.
Pemain berusia 16 tahun asal Paris, Neia, berhasil menembus peringkat 17 besar di Tekken 8 dari 1.169 peserta.
Sementara pemain muda asal Chile, Blaz, meraih posisi kedua di Street Fighter 6.
"Evo France membuktikan bahwa generasi baru pejuang sudah datang dan mereka bukan sekadar bintang masa depan, tapi sudah menjadi kekuatan utama," tulis Connor Makar.
Skyblivion: Ketika Modder Kalah Panik Gara-Gara Oblivion Remastered
Tim pengembang mod ambisius Skyblivion, yang telah lebih dari 10 tahun mengerjakan versi Oblivion di Skyrim engine, sempat panik ketika Bethesda mengumumkan Oblivion Remastered. Namun akhirnya mereka lega karena kedua proyek tersebut punya arah berbeda.
“Kalau Skyblivion berhasil mencapai visinya, proyek ini bisa menjadi versi Oblivion terbaik, lebih lengkap daripada remaster resmi yang hanya menambahkan lapisan grafis Unreal 5," tulis Jim Trinca dari tim video Eurogamer.
Pokémon Legends: Z-A – Bukti Bahwa Seri Ini Belum Kehabisan Tenaga
Dalam ulasan oleh Chris Tapsell, Pokémon Legends: Z-A disebut sebagai pembuktian konsep yang menyenangkan, meskipun belum sepenuhnya membawa inovasi besar.
"Game ini memang masih punya kekurangan, pengulangan, visual terbatas, dan minim tantangan tapi daya tarik, humor, serta musik jazzy-nya membuat Z-A sulit untuk tidak disukai," tulis Chris.
ROG Xbox Ally X: Perpaduan PC dan Xbox yang Bikin Penasaran
Tom Orry kembali hadir dengan review mendalam tentang ROG Xbox Ally X, handheld PC resmi hasil kolaborasi ASUS dan Microsoft.
Meski mengusung nama Xbox, perangkat ini sejatinya masih berjiwa PC.
“Secara teknis, ROG Xbox Ally X membuka pintu ke pengalaman seperti konsol, tapi pada dasarnya tetap PC dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jika kamu suka fleksibilitas PC gaming, ini bisa jadi pilihan menarik," jelas Tom.
Football Manager 2026: Banyak yang Baru, Tapi Butuh Penyesuaian
Setelah sempat tertunda, Football Manager 26 siap rilis November ini.
Game ini hadir dengan engine dan UI baru, yang membuat banyak pemain harus beradaptasi lagi.
Chris Tapsell mencatat bahwa sekarang atribut pelatih tidak lagi berupa angka, tapi deskripsi seperti good, outstanding, dan sebagainya.
"Meski terasa lebih alami, banyak pemain tetap lebih suka sistem angka karena lebih jelas," ungkap Chris Tapsell.
Vampire: The Masquerade - Bloodlines 2: Ambisius, Tapi Kurang Gigit
Setelah perjalanan panjang dan penuh drama, Bloodlines 2 akhirnya hampir tiba di tangan pemain.
Kini dikembangkan oleh The Chinese Room, game ini menjanjikan pengalaman bermain sebagai vampir superkuat sejak awal.
Namun, menurut Robert Purchese, kekuatan besar itu justru jadi kelemahan.
“Kamu langsung merasa seperti predator puncak sejak awal tapi sayangnya, game ini tidak berkembang lebih jauh dari situ," ungkap Robert Purchese.
Keeper: Petualangan Magis dari Double Fine yang Bikin Takjub
Studio legendaris Double Fine kembali menghadirkan keajaiban lewat Keeper, kisah tentang mercusuar hidup dan teman burungnya yang menjelajahi dunia penuh warna.
“Setiap inci dunia Keeper adalah ledakan warna dan kehidupan. Detailnya luar biasa, dari batu hidup yang menari, hingga makhluk kecil yang melayang dengan anggun. Ini adalah dunia yang benar-benar memukau," tulis Matt Wales.
Baca juga: 8 Rekomendasi Game yang Wajib Kamu Mainkan Minggu Ini, Seru dan Menantang!
Death Stranding 2: Kolaborasi Musik & Cerita yang Harmonis
Menjelang konser dunia Strands of Harmony, Ed Nightingale berbincang dengan komposer Ludvig Forssell soal kolaborasinya dengan Hideo Kojima.
Forssell mengaku ingin memperluas karyanya ke berbagai genre, tapi tetap menjaga hubungan baik dengan Kojima Productions.
"Saya ingin memperluas horizon kreatif, dan Kojima memahami itu. Saat akhirnya saya dipanggil kembali untuk sekuel Death Stranding, kami langsung sejalan dalam visi artistik," ungkap Forssell.
Evo France dan Masa Depan Turnamen Fighting Game
Connor Makar juga menyoroti masa depan Evo France di bawah kepemilikan baru dari Qiddiya, perusahaan investasi asal Saudi.
Meski acara perdana ini sukses besar, masih ada kekhawatiran jika pemilik baru terlalu ikut campur.
“Selama tim penyelenggara tetap diberi kebebasan, Evo bisa berkembang menjadi ajang global yang sesungguhnya,” tulis Connor.
Minggu ini penuh dengan cerita menarik, dari perangkat handheld inovatif hingga talenta muda di arena e-sports, serta studio legendaris yang terus menciptakan keajaiban baru.
Dunia game memang tidak pernah sepi, dan Eurogamer Weekly Digest kali ini membuktikan bahwa setiap minggu selalu ada sesuatu yang patut kamu tunggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net