Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 19:05 WIB

Pesan Menyentuh Sutradara Banjo-Kazooie Greg Mayles Usai Tinggalkan Rare

Author

Sutradara Banjo-Kazooie, Greg Mayles, Resmi Tinggalkan Rare(Sumber:X/Eurogamer)

 
INDOZONE.ID - Kalimat puitis ini menjadi salam perpisahan dari Greg Mayles, sosok legendaris di balik Banjo-Kazooie, yang resmi mengumumkan kepergiannya dari Rare setelah 36 tahun berkarya di studio game asal Inggris tersebut.

Baca juga: Rare Rayakan 40 Tahun dengan Kontroler Edisi Khusus Bertema Banjo-Kazooie, Sea of Thieves, dan Donkey Kong

 
Akhir dari Perjalanan Panjang di Rare

Kabar ini muncul beberapa bulan setelah isu PHK besar-besaran di Microsoft pada Juli lalu, yang turut berdampak pada Rare.

Kini, Mayles sendiri telah mengonfirmasi kepergiannya melalui unggahan di media sosial dengan gaya khas berima, seperti dialog dalam Banjo-Kazooie.

Dalam pesannya, Mayles juga menyinggung berbagai proyek yang pernah ia garap selama puluhan tahun, mulai dari Battletoads dan Donkey Kong Country, hingga Grabbed by the Ghoulies dan Viva Piñata.

Selama kariernya di Rare, Greg Mayles telah terlibat dalam hampir 30 game, menjadikannya salah satu sosok paling berpengaruh di studio tersebut.

Everwild yang Dibatalkan Jadi Pemicu Kepergian

Meskipun Mayles tidak menyebut alasan pasti di balik keputusannya hengkang, banyak yang menduga bahwa pembatalan proyek Everwild, game misterius yang sempat dikembangkan Rare selama bertahun-tahun  menjadi salah satu faktor utamanya.

Proyek tersebut sebelumnya digadang-gadang sebagai game fantasi dengan dunia penuh warna, namun setelah bertahun-tahun tanpa kejelasan, Microsoft akhirnya resmi membatalkannya pada pertengahan tahun ini.

Kabar ini datang bersamaan dengan laporan bahwa Louise O’Connor, produser eksekutif yang juga telah bergabung dengan Rare sejak era Conker’s Bad Fur Day di N64, ikut meninggalkan studio tersebut.

Masa Sulit Rare di Bawah Microsoft

Sejak Microsoft mengakuisisi Rare pada tahun 2002, studio ini memang kesulitan untuk mengulang kesuksesan masa kejayaannya di era N64.

Salah satu pencapaian terbesar Rare dalam beberapa tahun terakhir adalah Sea of Thieves, game bajak laut dengan model live-service yang dirilis pada 2019  dan menariknya, juga disutradarai oleh Greg Mayles.

Namun, setelah gelombang PHK dan pembatalan beberapa proyek besar seperti Everwild dan reboot Perfect Dark (yang juga berasal dari franchise klasik Rare), masa depan studio ini kini menjadi tanda tanya besar.

Bocoran terbaru menunjukkan beberapa tangkapan layar awal dari Everwild sempat muncul minggu ini, memperlihatkan sedikit tampilan antarmuka (UI) game tersebut.

Sayangnya, detail tentang gameplay dan arah pengembangannya masih belum banyak diketahui publik.

Masa Depan Rare Masih Abu-abu

Dengan hengkangnya dua sosok penting, Greg Mayles dan Louise O’Connor  banyak penggemar mulai bertanya-tanya ke mana arah Rare akan dibawa selanjutnya.

Saat ini, satu-satunya proyek yang masih aktif hanyalah pengembangan berkelanjutan Sea of Thieves.

Meski begitu, bagi kamu yang tumbuh dengan game klasik seperti Banjo-Kazooie, Donkey Kong Country, dan Viva Piñata, nama Greg Mayles akan selalu diingat sebagai salah satu arsitek utama dari masa keemasan Rare.

Kepergian Greg Mayles menandai akhir dari sebuah era penting bagi Rare.

Setelah lebih dari tiga dekade menciptakan game ikonik, ia meninggalkan warisan besar dalam sejarah industri game.

Kini, dengan masa depan Rare yang masih belum pasti pasca pembatalan Everwild, para penggemar hanya bisa berharap bahwa semangat kreatif yang pernah membuat studio ini bersinar di masa lalu akan kembali bersinar di masa depan.

Baca juga: Gregg Mayles Tinggalkan Rare Setelah 35 Tahun, Everwild Dibatalkan, Louise O'Connor Juga Mundur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU