Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 08:29 WIB

Israel Resmi Tinggalkan Halo Studios Setelah 17 Tahun, Ada Pesan Misterius di Baliknya!

Author

 Art Director Halo Tinggalkan Studio Setelah 17 Tahun(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Setelah hampir dua dekade berkarya di semesta Halo, kabar mengejutkan datang dari Glenn Israel, salah satu tokoh penting di balik desain visual legendaris waralaba tersebut.

Israel resmi meninggalkan Halo Studios (sebelumnya dikenal sebagai 343 Industries) setelah 17 tahun bekerja pada berbagai proyek besar, mulai dari Halo 3: ODST hingga Halo Infinite.

Namun, yang membuat publik gempar bukan hanya kepergiannya, melainkan pesan misterius yang ia bagikan melalui akun LinkedIn, yang tampaknya menyinggung adanya ketidakpuasan internal di dalam studio milik Microsoft itu.

Baca juga: Mantan Art Director God of War Resmi Gabung Naughty Dog, Kerjasama Bikin Proyek Game Baru!

"Akan Kuceritakan saat Sudah Aman”

Dalam unggahan yang kini ramai dibicarakan, Glenn Israel menulis:

“Mulai hari ini, setelah tujuh belas tahun panjang, aku resmi tidak lagi berkontribusi untuk semesta Halo. Tidak banyak yang bisa kukatakan sekarang, tapi aku berniat untuk menceritakan kisah ini sepenuhnya,  saat waktunya benar-benar aman untuk melakukannya, tahun depan.”

Kalimat tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan komunitas Halo.

Banyak yang menduga bahwa Israel tengah menyindir adanya masalah internal atau tekanan profesional di dalam Halo Studios.

Pesan Keras untuk Industri Game

Dalam bagian lain dari unggahannya, Israel juga memberikan pesan menyentuh bagi para pekerja industri game:

Aku tahu kondisi industri ini tampak suram, tapi jangan pernah lupa bahwa kamu bebas memilih. Tidak ada janji keamanan, kekayaan, atau ketenaran yang sepadan dengan mengorbankan kesehatan, martabat, etika, atau nilai-nilaimu. Tetap kuat, kumpulkan bukti jika perlu, dan temukan tempat di mana kamu benar-benar pantas berada.”

Pesan ini terasa seperti sindiran halus terhadap kondisi internal industri game saat ini. Terutama setelah gelombang PHK besar-besaran yang melanda berbagai studio besar, termasuk Microsoft dan anak perusahaannya.

Banyak Anggota Tim Seni Halo Infinite Juga Telah Pergi

Menariknya, laporan dari YouTuber Rebs Gaming mengungkapkan bahwa hampir seluruh tim seni utama Halo Infinite juga telah hengkang dari studio.

Dari 9 nama yang terlibat dalam proyek tersebut, hanya satu orang yang masih bertahan.

Selain itu, Melissa Boone, yang menjabat sebagai chief of staff di Halo Studios, juga dikabarkan meninggalkan posisinya belum lama ini.

Langkah-langkah ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar, terutama menjelang pengumuman proyek baru Halo Studios yang dijadwalkan hadir pada Halo World Championships akhir bulan ini.

Masa Depan Waralaba Halo Masih Tanda Tanya

Sejak perilisan Halo Infinite pada 2021, seri ini memang mengalami penurunan signifikan dalam jumlah pemain, terutama di mode multipemain.

Kini, dengan hengkangnya salah satu veteran kreatif yang telah membentuk identitas visual Halo selama bertahun-tahun, masa depan waralaba ini semakin penuh tanda tanya.

Pihak Microsoft belum memberikan komentar resmi terkait kepergian Glenn Israel.

Namun, banyak pihak berharap agar Halo Studios mampu bangkit dan menemukan arah baru untuk waralaba yang dulu menjadi simbol kejayaan Xbox ini.

Pertanda Krisis di Balik Cahaya Master Chief?

Kepergian Glenn Israel setelah 17 tahun dan pesannya yang sarat makna jelas menimbulkan kekhawatiran tentang kondisi internal Halo Studios.

Dengan banyaknya talenta senior yang hengkang dan performa gim terakhir yang menurun, publik mulai bertanya-tanya: apakah Halo sedang menghadapi krisis identitas yang serius?

Yang pasti, semua mata kini tertuju pada Halo World Championships 2025, di mana studio diharapkan memberikan gambaran baru tentang masa depan sang legenda, Master Chief.

Baca juga: Art Director Resident Evil Village Ungkap Tinggi dari Karakter Lady Dimitrescu

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU