Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 11:20 WIB

Ulasan 'Hades 2: Supergiant' Hadirkan Roguelike Epik dengan Sentuhan Baru

Author

Hades 2(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Supergiant Games kembali menggebrak dunia roguelike dengan merilis Hades 2, sekuel dari game legendaris yang sukses besar di tahun 2020.

Game ini resmi hadir di PC, Switch, dan Switch 2 mulai 25 September 2025, membawa nuansa baru tanpa kehilangan pesona khas pendahulunya.

Baca juga: Ulasan Google Pixel 10: Ponsel Flagship Google dengan AI Canggih dan Kamera Hebat

Melinoë, Pahlawan Baru yang Tenang dan Cerdas

Jika di game pertama kamu bermain sebagai Zagreus yang penuh ambisi remaja, kini giliran Melinoë, adik perempuan yang berjuang melawan Titan Waktu, Chronos.

Berbeda dari saudaranya, Melinoë tampil lebih bijaksana dan strategis.

Ia bukan hanya mengandalkan serangan fisik, tetapi juga menguasai sihir berbasis Tarot serta Omega Attack, gerakan khusus yang memaksa kamu untuk lebih cermat dalam menentukan posisi dan waktu serangan.

Transisi dari Zagreus ke Melinoë terasa unik. Awalnya, gaya bertarungnya tampak lebih lemah, tetapi perlahan kamu akan menyadari bahwa keunggulannya ada pada kendali penuh atas sihir dan strategi.

Ini memberi pengalaman bermain yang lebih tenang namun tetap menantang.

Formula Lama dengan Sentuhan Baru

Secara garis besar, Hades 2 masih mempertahankan formula roguelike klasik, yakni kamu menjelajah dunia bawah, mengalahkan bos, mengumpulkan anugerah para dewa, hingga menyusun kombinasi senjata.

Namun, Supergiant berhasil memperkaya detail kecil yang membuat pengalaman terasa segar.

Dari senjata unik seperti tengkorak hidup yang berfungsi sebagai bom, hingga pilihan “Hex” ala jurus spesial game fighting, setiap lari (run) selalu menghadirkan kejutan.

Satu keputusan salah bisa merusak seluruh strategi, membuat tiap pertempuran penuh ketegangan.

Cerita dan Karakter yang Lebih Dalam

Narasi tetap menjadi kekuatan utama Supergiant. Hampir setiap NPC punya kisah sampingan berharga yang memperkaya alur cerita.

Kamu akan menemukan aliansi rumit, hubungan romantis, hingga interaksi hangat di Crossroads.

Tidak hanya bertarung, kamu juga bisa merawat kebun, memelihara hewan, atau sekadar berbincang dengan dewa-dewi Olympus. Semua ini memberi jeda yang menyegarkan dari aksi intens.

Musik dan Atmosfer yang Hidup

Seperti biasa, Darren Korb kembali menghadirkan musik yang tak kalah berkesan. Bahkan, beberapa pertempuran diatur secara musikal, di mana mengalahkan musuh tertentu bisa mengubah ritme dan instrumen lagu.

Detail seperti nyanyian sirene yang semakin keras saat kamu turun ke kedalaman dunia bawah adalah, bukti dedikasi Supergiant dalam menciptakan atmosfer yang imersif.

Lebih Besar, Lebih Dalam, Lebih Kaya

Hades 2 tidak hanya menambahkan konten, tetapi juga menggandakan skala permainan. Ada lebih banyak jalur, lebih banyak bos, serta mekanisme baru yang membuat replayability semakin tinggi.

Supergiant tidak sekadar mengulang formula sukses, melainkan memperluasnya secara berani.

Setelah lebih dari 60 jam bermain, Hades 2 membuktikan, Supergiant masih berada di puncak kreativitas.

Dengan kombinasi gameplay strategis, narasi kuat, karakter memikat, serta musik luar biasa, game ini bukan hanya sekuel, melainkan sebuah karya epik baru dalam genre roguelike.

Hades 2 adalah bukti bahwa bahkan setelah kesuksesan besar, Supergiant mampu menghadirkan sesuatu yang lebih berani dan magis.

Singkatnya, kalau kamu penggemar roguelike, Hades 2 wajib masuk daftar main kamu.

Baca juga: Overwatch 2 Kembali Dapat Ulasan Positif, Apakah Blizzard Sudah Benar-benar Memperbaikinya?

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU