INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia game mobile sebuah gacha game China bernama Ananta dituduh melakukan plagiarisme animasi dari Spider Man 2.
Menurut laporan, gerakan melompat dan mengayun karakter di game tersebut, tampak sangat mirip dengan animasi yang ada di film Spider-Man 2.
Hal ini memicu protes dari komunitas pecinta superhero. Informasi tersebut dilansir dari dexerto.com, Kamis (24/9/2025).
Gaya permainan gacha sudah lama identik dengan elemen koleksi karakter, gacha pull, dan efek visual mencolok.
Namun, ketika muncul isu bahwa sebuah game besar menyalin animasi milik karya lain, reputasi dan kredibilitasnya langsung dipertanyakan.
Banyak pemain menilai, langkah tersebut melewati batas etika dalam industri game.
Baca juga: Rekomendasi Setting Marvel Rivals di PC Terbaik untuk FPS Tinggi
Tuduhan Plagiarisme Animasi Swinging Ala Spider Man
Sejak pengumuman ini tersebar, screenshot dan video perbandingan antara Ananta dan Spider Man 2 menjadi viral.
Dalam klip-klip tersebut, karakter Ananta tampak melayang di udara sambil mengayun dengan tali mirip web, sangat menyerupai momen ikonik Spider Man.
Ini memicu dugaan bahwa developer menyalin animasi secara langsung tanpa izin.
Beberapa penggemar juga mencatat, pola gerakan kaki, sudut tubuh saat berayun, bahkan timing animasi sangat mirip.
Padahal, animasi seperti ini biasanya memerlukan kerja rigging, fisika, dan motion capture yang rumit. Tuduhan semacam ini tentunya menyalakan lampu kuning di industri, terutama di kalangan developer kreatif.
Begitu tuduhan ini menyebar, banyak pemain dan kreator konten langsung bereaksi. Ada yang mengecam tindakan Ananta sebagai tindakan curang.
Sementara beberapa pihak mencoba melihat, apakah ini hanya inspirasi atau plagiarisme nyata. Tetapi, bagi komunitas penggemar gacha game, langkah tersebut sangat sensitif karena keaslian animasi jadi bagian penting dari nilai estetika.
Dampaknya bisa besar reputasi, kepercayaan pemain, dan potensi kerjasama resmi bisa terancam. Jika klaim plagiarisme terbukti, developer bisa menghadapi tuntutan hukum, atau pemblokiran di platform distribusi game mobile.
Isu Ananta meniru animasi Spider Man 2 memperlihatkan betapa tipisnya batas antara inspirasi dan tiruan dalam dunia game.
Untuk kamu sebagai pemain, ini menjadi peringatan agar lebih kritis terhadap game yang kamu mainkan, apakah karya itu asli atau sekadar kloning visual.
Tetap pantau perkembangan kasus ini, karena hasilnya bisa jadi preseden baru untuk hak cipta animasi, dan kreatifitas di dunia game gacha China dan industri mobile secara umum.
Baca juga: Bocoran Black Ops 7 Zombies Kembali ke Dasar dengan Cursed Mode
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dexerto