Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 20:20 WIB

Hollow Knight: Silksong Bukan Development Hell, Penjualan Game Pertama Justru Melejit

Author

Hollow Knight: Silksong Bukan Development Hell(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Setelah tujuh tahun penuh penantian, Team Cherry akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi untuk Hollow Knight: Silksong.

Sekuel yang ditunggu-tunggu ini akan meluncur pada 4 September 2025 di berbagai platform seperti PC, Nintendo Switch, PS5, dan Xbox Series X/S.

Namun, berbeda dengan anggapan banyak orang, proses pembuatan Silksong bukanlah “development hell”.

Faktanya, para developer justru menikmati setiap proses kreatifnya, sambil memanfaatkan kesuksesan besar dari game pertamanya.

Baca juga: Rangkuman Berita Game: Kirby Air Riders, Hollow Knight: Silksong, hingga Game Baru di Xbox Game Pass

Penjualan Hollow Knight Meledak Berkat Hype Silksong

Sejak pengumuman Silksong di tahun 2019, penjualan Hollow Knight melonjak drastis dari 2,8 juta kopi menjadi lebih dari 15 juta kopi.

Lonjakan fantastis ini memberi Team Cherry kebebasan finansial untuk mengembangkan sekuel tanpa tekanan deadline ketat. Awalnya, Silksong hanya direncanakan sebagai ekspansi.

Namun, seiring berkembangnya ide, proyek ini tumbuh menjadi game penuh dengan dunia yang lebih luas, sistem quest, hingga beberapa kota baru untuk dijelajahi.

“Kami Tidak Pernah Terjebak”

Ari Gibson, salah satu co-founder Team Cherry, menegaskan bahwa proyek ini tidak pernah macet.

“Game ini selalu berjalan. Kami hanya tim kecil, jadi wajar kalau butuh waktu lebih lama. Tidak ada drama atau kontroversi di baliknya,” jelasnya.

Gibson juga menyebut hype sekuel ini justru menciptakan siklus unik: semakin lama Silksong belum rilis, semakin tinggi rasa penasaran gamer, dan semakin banyak yang akhirnya membeli game pertamanya.

Bersenang-senang dalam Kreativitas

Dalam wawancara lain, Gibson menambahkan bahwa pengembangan Silksong terasa menyenangkan.

“Kami beruntung punya metode kerja yang bikin proses kreatif terasa memuaskan.

 Ide kecil bisa langsung diwujudkan ke dalam game, itu yang membuat kami betah terus menambahkan hal baru.”

William Pellen, co-founder lainnya, juga mengakui bahwa mereka sebenarnya bisa terus menambahkan konten tanpa henti.

“Kami berhenti hanya karena memang harus menyelesaikan gamenya.

Kalau tidak, kami mungkin masih terus menambahkan boss, area, dan item baru.”

Tingkat Polesan yang Tinggi

Selain kesenangan dalam berkreasi, Team Cherry juga dikenal perfeksionis. Setiap elemen, mulai dari sistem, interaksi antarfitur, hingga detail tersembunyi, harus memiliki tingkat kualitas yang konsisten.

Hal inilah yang membuat proses pengembangan terasa panjang, namun hasil akhirnya dipastikan matang.

Menanti Rilis 4 September

Dengan jadwal rilis yang semakin dekat, kini tinggal waktu yang menentukan apakah Hollow Knight: Silksong akan memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar.

Terlepas dari itu, perjalanan pengembangannya sudah menjadi bukti bahwa semangat kreatif dan kebebasan finansial bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda dibanding tren industri besar yang kerap terjebak dalam tekanan biaya dan target ketat.

Baca juga: Hollow Knight: Silksong Siapkan Special Announcement, Belum Ada Tanggal Rilis

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU