Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 21:05 WIB

Dawn of War 4: King Art Games Siap Hidupkan Kembali Legenda RTS Warhammer 40K

Author

 Dawn of War 4(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Kabar besar datang untuk para pecinta strategi real-time.

Warhammer 40,000: Dawn of War IV akhirnya resmi diperkenalkan, kali ini bukan oleh Relic Entertainment, melainkan oleh King Art Games, studio asal Bremen, Jerman, yang sebelumnya dikenal lewat Iron Harvest.

Meski awalnya mengejutkan, keputusan ini ternyata membawa angin segar.

King Art berhasil menggabungkan esensi Dawn of War pertama dengan sentuhan modern, menghadirkan kembali elemen klasik seperti base-building, peta RTS tradisional, hingga requisition points.

Baca juga: Warhammer 40K: Dawn of War 4 Diumumkan, Hadir Tahun Depan dari Developer Baru

Dari Iron Harvest ke Dawn of War

Perjalanan King Art menuju proyek besar ini bermula secara tidak terduga.

Saat mengerjakan Iron Harvest, tim sering membagikan proses pengembangan secara terbuka melalui Kickstarter.

Dari sanalah Games Workshop tertarik dan menanyakan: “Kalau kamu yang buat Dawn of War 4, bakal seperti apa?”

Awalnya tim hanya membuat presentasi untuk mencoba peruntungan, tapi setelah beberapa diskusi dengan Deep Silver, keputusan final pun diambil: Dawn of War resmi berpindah tangan dari Relic ke King Art Games.

Menghormati Warisan Relic

Bagi tim pengembang, menggarap Dawn of War adalah kehormatan sekaligus tantangan besar.

Seperti yang diungkapkan Elliott Verbiest, Senior Game Designer, “Kami tahu sedang mencoba mengisi sepatu yang sangat besar.

Relic telah banyak memberi kontribusi, bukan hanya pada Dawn of War tapi juga seluruh genre RTS.”

Fokus pada Warisan Dawn of War 1

Alih-alih mengikuti formula DoW 2 atau DoW 3, King Art memilih kembali ke akar Dawn of War 1.

Mereka ingin menciptakan pengalaman besar dengan pertempuran masif, ekonomi, dan riset, namun tetap disesuaikan dengan ekspektasi gamer modern.

Salah satu fitur paling menonjol adalah sistem combat director.

Dengan teknologi ini, animasi pertarungan dibuat sinkron sehingga setiap duel antar-unit terlihat seperti koreografi nyata—misalnya saat Dreadnought Space Marine melawan Ork Tomb Spider.

Kampanye Empat Faksi

Dawn of War 4 menghadirkan kampanye besar dengan empat faksi:

  • Space Marines (Blood Ravens)
  • Orks
  • Necrons
  • Adeptus Mechanicus (debut pertama di seri DoW)

Kamu bisa memainkan kampanye ini secara kooperatif, dengan setiap keputusan dalam satu faksi berpengaruh ke jalan cerita faksi lain.

Misalnya, di jalur Orks, kamu harus memilih antara dua Warboss berbeda. Pilihanmu akan memengaruhi siapa yang akan dihadapi Necrons di kampanye berikutnya.

Lore dan Kronus Kembali

Cerita DoW 4 kembali ke planet Kronus, latar dari ekspansi legendaris Dark Crusade.

Kisahnya mengikuti Cyrus dan Jonah yang mencoba membangun kembali chapter mereka, namun seperti biasa dalam dunia Warhammer 40K, semuanya tidak berjalan mulus.

RTS Tidak Pernah Benar-Benar Hilang

Meski genre RTS tidak lagi berada di puncak popularitas seperti dua dekade lalu, tim yakin selalu ada komunitas setia.

Ada pemain inti yang selalu haus game strategi berkualitas, dan Dawn of War 4 ditujukan untuk mereka—serta untuk para penggemar Warhammer 40K.”

Dengan lebih dari 110 unit dan bangunan, mode Last Stand yang kembali, serta peta skirmish yang bisa dikustomisasi penuh, Dawn of War 4 menjanjikan salah satu pengalaman RTS paling komprehensif dalam satu dekade terakhir.

Baca juga: Hore! Yuukyuu Gensoukyoku Revival Hadirkan Kembali Klasik JRPG Legendaris di Nintendo Switch

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU