INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari dunia game. BioShock 4, proyek besar yang sudah lama dinanti, kini menghadapi masa sulit.
Studio pengembangnya, Cloud Chamber, dikonfirmasi mengalami pemangkasan karyawan setelah laporan adanya “gejolak pengembangan”.
Di tengah situasi ini, 2K menunjuk Rod Fergusson, mantan bos Diablo di Blizzard, sebagai pemimpin baru studio sekaligus kepala franchise BioShock.
Baca juga: BioShock 4 Disebut Bakal Menjadi Game Open-World, Bertempat di Dunia Baru!
2K Konfirmasi PHK di Cloud Chamber
Dalam memo internal yang dibagikan ke tim dan kemudian dikonfirmasi ke media, David Ismailer selaku presiden 2K Games menjelaskan bahwa sebagian tim pengembang BioShock 4 harus dikurangi.
Alasannya, 2K ingin mengulang dan memperbaiki aspek inti gameplay agar sesuai dengan standar tinggi warisan BioShock.
Ismailer menegaskan bahwa meski sulit, langkah ini penting untuk memastikan game terbaru bisa memenuhi ekspektasi para penggemar.
Karyawan yang terdampak akan mendapat pesangon, dukungan karier, serta akses layanan pendampingan.
Rod Fergusson, Sosok Baru di Kursi Pemimpin BioShock
Bersamaan dengan kabar PHK, 2K juga mengumumkan Rod Fergusson sebagai pemimpin baru Cloud Chamber.
Buat kamu yang belum tahu, Fergusson pernah memimpin seri Diablo di Blizzard sejak 2020, sekaligus dikenal sebagai figur kunci di balik keberhasilan menyelesaikan BioShock Infinite setelah melewati proses pengembangan yang penuh tantangan.
Lewat akun pribadinya, Fergusson menulis:
“Saya kembali ke 2K untuk memimpin franchise yang sangat berarti bagi saya.
Meski restrukturisasi studio ini berat, saya berkomitmen menghadirkan BioShock baru yang membanggakan dan dicintai para pemain.”
BioShock 4: Lama Dinanti, Kini Masih Penuh Misteri
BioShock 4 pertama kali diumumkan pada 2019. Meski begitu, hingga kini game ini masih belum memiliki jadwal rilis resmi.
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa game akan mengambil latar di kota fiksi di Antartika pada era 1960-an, periode yang sejajar dengan peristiwa BioShock 1 dan 2.
Namun, dengan adanya perombakan besar-besaran ini, kemungkinan jadwal perilisan akan semakin mundur. Menariknya, meskipun pengembangan BioShock 4 penuh drama, 2K tetap menegaskan komitmennya terhadap franchise ini.
Bahkan, selain game utama, film adaptasi BioShock yang digarap bersama Netflix juga sedang dalam proses produksi. Kabar terbaru ini menunjukkan bahwa jalan menuju BioShock 4 masih penuh tantangan.
Dengan adanya PHK di Cloud Chamber dan masuknya Rod Fergusson sebagai pemimpin baru, jelas 2K ingin memastikan proyek ini benar-benar berkualitas.
Kini, tinggal menunggu apakah keputusan besar ini mampu membawa BioShock 4 menjadi sekuel terbaik yang kamu harapkan, atau justru semakin menunda rilisnya. Menurut kamu, apakah kehadiran Rod Fergusson bisa menyelamatkan pengembangan BioShock 4?
Baca juga: Wartorn: Pengembang BioShock, Borderlands, dan Age of Empires Mengumumkan Game Taktis Roguelite Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net