INDOZONE.ID - Organisasi hak hewan internasional, PETA, baru-baru ini mengirimkan surat resmi kepada Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, untuk meminta agar Nintendo menghapus nose ring (cincin hidung) pada karakter Sapi di Mario Kart World.
Menurut PETA, nose ring bukan sekadar aksesori, melainkan alat yang menyebabkan rasa sakit permanen pada sapi di dunia nyata.
Mereka menilai hal ini tidak pantas ditampilkan dalam game yang seharusnya menjadi hiburan bagi semua orang.
Baca juga: Nintendo Siapkan 'Indie World Showcase' Minggu Ini, Apakah 'Silksong' Akhirnya Tampil?
Game Balap Seharusnya Jadi Hiburan, Bukan Simbol Kekejaman
Mereka menambahkan bahwa tak ada seekor sapi yang bisa tersenyum lebar sambil mengenakan nose ring.
Sebaliknya, alat tersebut dipaksa menembus bagian paling sensitif di hidung sapi dan sering dipakai untuk menyeret atau mengendalikan mereka menuju kematian.
Praktik Industri Susu Jadi Sorotan
PETA juga menyoroti praktik di industri susu, termasuk penggunaan nose ring berduri pada anak sapi.
Alat ini dipasang agar anak sapi kesakitan ketika mencoba menyusu, sehingga induknya menolak dan menendangnya menjauh.
Pada sapi jantan, nose ring bahkan bisa dihubungkan dengan rantai ke tanduk untuk memberikan rasa sakit yang lebih intens, membuat mereka lebih mudah dikendalikan.
PETA dan Kampanye Sebelumnya di Dunia Game
Ini bukan kali pertama PETA mengkritik video game. Sebelumnya mereka sempat menyerang Animal Crossing: New Horizons, karena dianggap mendorong perilaku abusif terhadap ikan dan serangga.
Selain itu, mereka juga meluncurkan kampanye terhadap Palworld dan Hunting Simulator 2.
Mario Kart World Meledak di Pasaran
Meski ada kontroversi ini, Mario Kart World tetap mencatatkan penjualan luar biasa.
Dalam sebulan sejak perilisannya di Nintendo Switch 2, game ini sudah terjual 5,63 juta kopi, dengan rasio keterikatan mencapai 97 persen dari total penjualan konsol yang menembus 5,82 juta unit.
Kontroversi nose ring pada karakter Sapi di Mario Kart World memunculkan perdebatan baru antara representasi hewan di dunia game dan isu etika.
Bagi kamu, mungkin ini hanya sekadar detail kecil di sebuah game balapan. Namun bagi PETA, ini adalah simbol kekejaman yang tidak pantas dipertahankan.
Kini, tinggal menunggu apakah Nintendo akan menanggapi desakan ini atau tetap mempertahankan desain asli karakter Sapi di Mario Kart World.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net