INDOZONE.ID - Nexon kembali jadi sorotan setelah game The First Descendant dituduh menggunakan iklan AI yang cukup aneh di TikTok.
Lebih parah lagi, salah satu iklan tersebut diduga meniru sosok seorang kreator konten asli tanpa izin.
Seorang pengguna Reddit dengan nama u/iHardlyTriHard mengungkapkan bahwa hanya dengan berselancar di For You Page selama 15 menit, mereka menemukan setidaknya empat iklan berbasis AI, ditambah dua iklan lain yang disebut “low effort” karena tidak menggunakan AI namun tetap terlihat asal-asalan.
Masalah utamanya bukan pada penggunaan teknologi AI itu sendiri, melainkan pada dugaan bahwa salah satu iklan tersebut meniru DanieltheDemon, seorang kreator konten populer.
Hingga kini belum jelas apakah penggunaan wajah tersebut dilakukan dengan persetujuan atau tanpa izin.
Baca juga: Update Jiggle Physics Akan Hadir di The First Descendant, Menanggapi Permintaan Komunitas
Reaksi Komunitas: "Seperti Game Palsu atau Scam"
Banyak pemain mengkritik langkah Nexon ini.
Salah satu komentar bahkan menyebut, “Kalau aku melihat iklan seperti ini sebelum mencoba gamenya, aku pasti mengira gamenya palsu, scam, atau bahkan berisi virus.”
Selain itu, laporan dari komunitas juga menyebutkan bahwa tim TikTok resmi The First Descendant diduga menghapus komentar yang menyinggung soal iklan AI tersebut.
Bahkan, ketika kritik mulai membludak, iklan dihapus lalu diunggah ulang agar terlihat baru.
Kreator Asli Terpinggirkan
Hal yang membuat komunitas makin kecewa adalah kenyataan bahwa program Nexon Creators sudah memiliki lebih dari 8.800 anggota.
Dengan jumlah sebesar itu, banyak yang merasa Nexon seharusnya bisa memanfaatkan kreator nyata untuk membuat kampanye iklan, bukannya mengandalkan AI yang hasilnya justru mengurangi kepercayaan pemain.
Kasus Serupa di Industri Game
Kontroversi penggunaan AI bukan pertama kalinya terjadi di industri game.
Pada akhir Juli lalu, pemain juga mengkritik 11 Bit Studios, developer game The Alters, setelah ditemukan adanya teks hasil AI di subtitle dan flavour text dalam game tersebut.
Meski akhirnya pihak studio mengklarifikasi bahwa elemen itu hanya sementara dan tidak akan masuk versi final, kasus ini menunjukkan betapa sensitifnya penggunaan AI tanpa transparansi.
Nexon Belum Beri Komentar
Sampai artikel ini dibuat, Nexon belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi iklan AI ini.
Eurogamer sudah mencoba menghubungi pihak perusahaan dan akan memperbarui informasi jika ada pernyataan lebih lanjut.
Baca juga: Patch Terbaru The First Descendant Perkenalkan Ultimate Freyna dan Pertarungan Bos Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net