INDOZONE.ID - Roblox buka suara usai digugat banyak orang karena tudingan banyaknya konten dewasa di game yang meresahkan.
Roblox disebut tidak mampu memberikan lingkungan aman bagi pengguna di bawah umur. Setelah digugat, Roblox umumkan serangkaian pembaruan besar pada kebijakannya.
Roblox menjelaskan perubahan utama, termasuk pembatasan akses ke semua "unrated experiences", istilah Roblox untuk gim buatan pengguna, hanya bagi pengembang atau pihak yang bekerja sama dengan mereka.
Kebijakan baru ini akan diterapkan dalam beberapa bulan mendatang, menggantikan aturan lama yang memperbolehkan pengguna berusia 13 tahun ke atas mengakses unrated experiences.
Untuk mencegah perilaku yang tidak pantas, pengalaman bertema “social hangout” yang menggambarkan ruang pribadi seperti kamar tidur atau kamar mandi hanya bisa diakses pengguna berusia minimal 17 tahun dengan verifikasi identitas. Pembatasan serupa juga berlaku untuk gim yang berlatar ruang dewasa, seperti bar atau klub.
Baca juga: 7 Maps Roblox Paling Seru untuk Dimainkan: Dari Horor Hingga Petualangan, Dijamin Bikin Ketagihan!
Alat Pendeteksi
Roblox juga menyiapkan alat baru yang secara otomatis mendeteksi “violative scenes”, atau aktivitas pengguna yang melanggar aturan. Jika sebuah server mencatat cukup banyak pelanggaran, maka server itu akan ditutup otomatis dan hanya bisa kembali diakses setelah bekerja sama dengan tim Roblox untuk memperbaiki konten.
Perubahan kebijakan ini diumumkan setelah sejumlah gugatan, termasuk yang diajukan Jaksa Agung Louisiana, yang menuding Roblox gagal melindungi pengguna berusia muda. Menanggapi hal itu, perusahaan menegaskan terus berupaya memblokir segala bentuk perilaku eksploitatif dan memperkuat sistem moderasi.
Baca juga: KPAI Dorong Pemerintah Blokir Roblox, Bikin Anak Tiru Konten Kekerasan
“Setiap tuduhan bahwa Roblox dengan sengaja menempatkan pengguna dalam risiko eksploitasi sama sekali tidak benar. Tidak ada sistem yang sempurna dan pelaku buruk selalu beradaptasi untuk menghindari deteksi, termasuk dengan membawa pengguna ke platform lain yang standar keamanan dan praktik moderasinya berbeda,” kata Roblox.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA