Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 16:40 WIB

Stellar Blade Sukses Besar di PC, Korea Selatan Siap Jadi Kekuatan Baru Industri Game Global

Author

Stellar Blade Sukses Besar di PC(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Stellar Blade akhirnya resmi dirilis di PC dan langsung mencatatkan pencapaian luar biasa.

Game buatan Shift Up ini sukses terjual 1 juta copy hanya dalam tiga hari di Steam, sekaligus menandai awal yang kuat bagi Korea Selatan untuk menancapkan pengaruhnya di industri game global.

Menurut laporan keuangan terbaru Shift Up, total penjualan Stellar Blade kini telah menembus 3 juta copy di PC dan konsol.

Bahkan, jumlah pemain aktif bersamaan di Steam hampir mencapai 200 ribu orang, menjadikannya salah satu peluncuran terbaik untuk game eksklusif PlayStation yang hadir di PC.

Angka ini tercatat 2-5 kali lebih tinggi dibandingkan game besar Sony lainnya seperti Ghost of Tsushima, God of War, dan Spider-Man.

Baca juga:  Dune: Awakening dan Stellar Blade Pecahkan Rekor Pemain Bersamaan di Steam Akhir Pekan Ini 

Keberhasilan ini menegaskan posisi Korea Selatan yang kini tidak hanya kuat di ranah mobile game dan esports, tetapi juga serius bersaing di PC dan konsol dengan judul single-player premium.

Ledakan Budaya Korea Merambah Dunia Game

Popularitas Stellar Blade sejalan dengan fenomena global Hallyu (Korean Wave).

Dari musik K-pop, drama Korea, hingga film yang mendunia, kini giliran industri game Korea yang mulai menjadi sorotan.

Selain Stellar Blade, minggu ini juga muncul kabar dari game Korea lain seperti:

 - Woochi the Wayfarer dari Nexon, sebuah action-RPG single-player berbasis mitologi Korea.

 - Inzoi dari Krafton, game simulasi mirip The Sims yang akan rilis di PS5.

 - Crimson Desert dari Pearl Abyss yang sempat tertunda hingga awal tahun depan.

Game Lies of P dari Neowiz juga masih populer berkat perilisan DLC terbarunya, sementara Nexon terus memperluas portofolio dengan judul-judul baru seperti The First Berserker: Khazan hingga shooter The First Descendant. 

Perubahan Strategi: Dari Mobile ke Konsol dan PC

Korea Selatan memang sudah lama dikenal lewat game online dan MMORPG.

Namun kini para developer beralih fokus ke pasar global dengan menggarap game single-player berkualitas tinggi.

CEO Shift Up, Kim Hyung-tae, menyebut hanya 5% penjualan Stellar Blade di PS5 berasal dari Korea, sehingga perilisan di PC menjadi langkah penting.

Ia menambahkan bahwa pasar mobile sudah terlalu jenuh karena model monetisasi lama lebih menarik bagi gamer berusia lebih tua, sementara sulit menarik generasi muda.

Baca juga: Nikke x Stellar Blade: Kolaborasi Spektakuler Hadirkan Eve, Raven, dan Mini Game Seru!

Senada dengan itu, analis industri Daniel Ahmad dari Niko Partners, menjelaskan bahwa pemerintah Korea bahkan melipatgandakan investasi di sektor pengembangan game konsol lokal, dengan dana mencapai 15,5 miliar won pada 2025.

Hasilnya bisa dilihat langsung dari kesuksesan Stellar Blade dan Lies of P.

Tren Global: Korea Menyusul Jejak China

Perkembangan ini mirip dengan yang terjadi di China lewat Black Myth: Wukong, yang membuka jalan bagi game action-RPG lain seperti Phantom Blade Zero dan Lost Soul Aside.

Bedanya, Korea kini sudah punya beberapa IP sukses di pasar internasional, dari Lies of P hingga Stellar Blade.

Shift Up juga sudah menyiapkan sekuel Stellar Blade dengan cerita yang lebih dalam, serta proyek baru bernama Project Spirit yang dijadwalkan rilis sekitar tahun 2027.

Kesuksesan Stellar Blade di PC membuktikan bahwa Korea Selatan siap menjadi salah satu kekuatan utama dalam industri game global.

Dengan dukungan pemerintah, developer kreatif, dan tren budaya Korea yang semakin mendunia, tidak heran jika dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat lebih banyak judul besar dari negeri ginseng ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU