Rabu, 13 AGUSTUS 2025 • 16:20 WIB

Video Game History Foundation Rilis Arsip Digital Majalah Game Klasik 'Computer Entertainer' Secara Gratis

Author

Video Game History Foundation Rilis Arsip Digital Majalah Game Klasik(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Video Game History Foundation (VGHF) kembali memperluas upaya pelestarian sejarah game dengan merilis arsip lengkap majalah legendaris Computer Entertainer, yang dikenal sebagai salah satu majalah video game pertama di Amerika Serikat.

Kini, kamu bisa membaca dan mengunduh seluruh edisinya secara gratis melalui arsip digital resmi VGHF.

Majalah ini mungkin terdengar asing, terutama bagi gamer di luar Amerika, mengingat edisi terakhirnya terbit 35 tahun lalu.

Namun, Computer Entertainer memiliki peran penting dalam mendokumentasikan sejarah konsol game di era 1980-an.

Menurut VGHF, publikasi ini menjadi salah satu dari sedikit sumber yang masih aktif setelah krisis industri game 1983–1984, menjadikannya arsip langka berisi ulasan game klasik seperti The Legend of Zelda, Final Fantasy, dan Super Mario Bros.

Baca juga: SAG-AFTRA Akhiri Mogok Kerja Lewat Perjanjian Video Game 2025, Perlindungan AI Jadi Fokus Utama

Sejarah Singkat Computer Entertainer

Computer Entertainer awalnya terbit pada tahun 1982 sebagai The Video Game Update, sebuah buletin untuk retailer game mail-order bernama Video Take-Out.

Majalah ini dikelola dua saudari, Marylou Badeaux dan Celeste Dolan, sehingga menjadikannya majalah konsol pertama di AS yang dipimpin oleh perempuan.

Publikasi ini berlanjut hingga tahun 1990, menjadikannya catatan berharga dalam perkembangan industri game.

Dari Koleksi Pribadi Menjadi Arsip Digital

VGHF memperoleh koleksi lengkap majalah ini dari Marylou Badeaux pada tahun lalu.

Awalnya, proses digitalisasi dilakukan dengan book scanner, namun kualitasnya kurang optimal.

Setelah Celeste Dolan meninggal, Badeaux menyumbangkan koleksi milik adiknya, sehingga VGHF memutuskan untuk membongkar satu set edisi demi mendapatkan hasil pemindaian dengan kualitas tertinggi.

Selain itu, VGHF melengkapi edisi yang hilang dengan bantuan sejarawan game Leonard Herman, sekaligus memperoleh hak kekayaan intelektual Computer Entertainer.

Hasilnya, seluruh edisi kini dapat diakses secara bebas di arsip digital VGHF dengan lisensi Creative Commons Attribution, yang artinya kamu bisa menggunakannya untuk keperluan apa pun selama mencantumkan kredit yang sesuai.

Perjuangan Pelestarian Game Terus Berlanjut

Sejak berdiri pada 2017, VGHF aktif melestarikan dan mengajarkan sejarah video game.

Meski sempat gagal mendapatkan pengecualian hukum dari Digital Millennium Copyright Act (DMCA) yang memungkinkan perpustakaan berbagi akses digital game yang sudah tidak dijual, mereka tetap melanjutkan misinya.

Upaya pelestarian game juga dilakukan pihak lain, seperti GOG dengan Preservation Program-nya untuk menjaga kompatibilitas game lama di sistem modern, serta bergabungnya mereka dengan European Federation of Game Archives, Museums, and Preservation Projects.

Di sisi lain, kampanye Stop Killing Games juga semakin mendapat perhatian, dengan petisi Uni Eropa yang meraih lebih dari 1 juta tanda tangan, menuntut perlindungan terhadap game online yang berpotensi dimatikan.

Kini, dengan hadirnya arsip Computer Entertainer, kamu bisa menjelajahi sejarah industri game Amerika di masa lalu, sekaligus memahami bagaimana media berperan dalam membentuk budaya video game.

Baca juga: Gamescent: Hadirkan Perangkat Baru untuk Mencium Aroma dari Video Game

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU