Kamis, 31 JULI 2025 • 13:30 WIB

Xbox Cetak Pendapatan Fantastis dari Game Pass, Tapi Tetap Lakukan Pemangkasan Studio

Author

Gelombang PHK Xbox 2025: Studio Ditutup(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Microsoft, perusahaan induk Xbox, baru saja merilis laporan keuangan kuartal keempat tahun fiskal 2025 yang berakhir pada 30 Juni 2025.

Dalam laporan tersebut, tercatat pendapatan sektor game Microsoft meningkat 10 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan dari konten dan layanan Xbox bahkan naik 13 persen, meski di sisi perangkat keras justru turun 22 persen.

Pertumbuhan positif ini didorong oleh banyaknya game eksklusif pihak pertama yang diluncurkan selama setahun terakhir, serta lonjakan jumlah pelanggan Xbox Game Pass.

Baca juga: GTA 6 Dirumorkan Ditunda, Tapi Ada Kabar Baik untuk Penggemar?

Beberapa judul game terbaru yang dirilis Xbox Game Studios termasuk Microsoft Flight Simulator 2024, Avowed, Age of Mythology: Retold, South of Midnight, dan Oblivion Remastered.

Menariknya, beberapa game unggulan seperti Forza Horizon 5 dan Senua’s Saga: Hellblade 2 juga di-porting ke PlayStation 5, mendukung strategi multi-platform Microsoft.

Dalam sesi panggilan konferensi laporan keuangan, CEO Microsoft Satya Nadella menyatakan bahwa Xbox Game Pass kini telah meraih pendapatan tahunan sebesar Rp82 triliun (setara $5 miliar) untuk pertama kalinya, sebuah pencapaian besar yang menunjukkan keberhasilan layanan berlangganan ini.

Selain itu, perilisan Oblivion Remastered dan porting Forza Horizon 5 ke PS5 disebut sebagai kemenangan finansial signifikan bagi Xbox, terutama karena Forza Horizon 5 menjadi game terlaris di PlayStation 5 tahun ini.

Baca juga:  Ini Bocoran Skin Phoenix Demon Baru dari Marvel Rivals!

Meski begitu, di balik keberhasilan finansial ini, Xbox juga mengalami sejumlah keputusan sulit. Selama 18 bulan terakhir, Microsoft dan Xbox telah melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) keempat kalinya dan menutup beberapa studio pengembangan.

Beberapa proyek besar yang dibatalkan antara lain Everwild dari Rare, sebuah MMO rahasia dari ZeniMax Online yang sangat dinantikan, serta reboot Perfect Dark. Studio seperti The Initiative juga ditutup tanpa pernah meluncurkan game.

Penutupan dan pengurangan karyawan ini dilaporkan untuk mengalihkan sumber daya ke investasi di bidang teknologi baru, khususnya kecerdasan buatan (AI) generatif, yang diyakini Microsoft sebagai masa depan industri game dan teknologi secara umum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Gamer

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU