INDOZONE.ID - Rematch, game sepak bola bergaya arcade yang tengah naik daun, akhirnya menerima patch besar pertama sejak perilisannya.
Pembaruan ini membawa serangkaian perbaikan penting, mulai dari penyesuaian kontroler, opsi aksesibilitas seperti mode buta warna, hingga peningkatan mekanik gameplay.
Meski pembaruan ini cukup signifikan, satu fitur utama yang paling dinanti pemain crossplay antar platform sayangnya masih belum tersedia.
Baca juga: 'Rematch' Bakal Alami Perubahan Besar di Akhir Tahun, Fitur Crossplay Jadi Prioritas Utama
Dalam catatan resmi yang dirilis oleh pengembang Sloclap, dijelaskan bahwa pemetaan ulang kontroler kini bisa dilakukan meski masih dalam tahap dasar.
Pemain kini dapat menyesuaikan tombol untuk kontrol satu perintah, meski belum bisa mengatur kombinasi tombol khusus.
Bagi sebagian pemain, ini sudah menjadi langkah besar, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan skema kontrol game sepak bola konvensional seperti FIFA atau EA FC.
Selain itu, perbaikan pada deteksi bola oleh kiper juga telah dilakukan. Sebelumnya, bola seringkali hanya dibelokkan alih-alih ditangkap, karena kesalahan dalam penghitungan kecepatan bola.
Sloclap mengklaim bahwa sistem ini kini sudah diperbaiki dan akan terus ditingkatkan ke depannya.
Mode buta warna juga telah ditambahkan, memberikan pemain kemampuan untuk mengubah warna kostum tim sebelum pertandingan dimulai, demi kenyamanan visual yang lebih baik.
Sloclap berjanji fitur ini akan diperluas ke seluruh antarmuka dalam pembaruan mendatang.
Baca juga: Rematch: Game Sepak Bola yang Justru Populer di Kalangan Non-Fans Bola
Di sisi gameplay, peningkatan telah diterapkan pada animasi seperti tembakan voli, diving, dan blocking bola, termasuk perubahan sudut pantulan yang lebih realistis untuk menciptakan pengalaman yang lebih adil di lapangan.
Selain itu, getaran kamera saat selebrasi kini telah diperhalus agar tidak mengganggu pengalaman bermain.
Meski pembaruan ini membawa banyak hal positif, ketiadaan fitur crossplay masih menjadi ganjalan. Sloclap menyampaikan bahwa fitur tersebut memang menjadi prioritas utama, namun membutuhkan kerja khusus dari tim spesialis seperti pengembang antarmuka, server, dan sistem gameplay.
Meski begitu, mereka memastikan bahwa kemajuan sudah dicapai, dan informasi selanjutnya mengenai crossplay akan segera diumumkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pcgamesn.com