INDOZONE.ID - Buat kamu yang baru saja mengunduh Call of Duty: WW2 dari PC Game Pass, mungkin kamu perlu berhati-hati.
Versi game ini resmi ditarik dari layanan oleh Activision menyusul laporan serius soal potensi celah keamanan berbahaya.
Beberapa pemain bahkan mengklaim mengalami serangan remote code execution (RCE) yang menyebabkan pop-up aneh, penggantian wallpaper, hingga tampilan konten dewasa secara paksa di layar mereka.
Baca juga: Oops! Developer Call of Duty Black Ops 7 Gak Sengaja Bocorin Detail Playtest ke Publik
Dirilis di Game Pass, Lalu Diturunkan Secara Mendadak
Call of Duty: WW2 sebenarnya baru saja hadir di PC Game Pass pada akhir Juni 2025.
Namun, hanya dalam hitungan minggu, versi tersebut kini offline tanpa informasi pasti kapan akan kembali tersedia.
Penarikan ini juga berlaku untuk versi dari Microsoft Store, tapi tidak berdampak pada versi Steam atau Battle.net.
Pihak Activision mengonfirmasi bahwa game dibawa offline karena mereka tengah menyelidiki "isu yang dilaporkan", namun belum memberikan rincian lebih lanjut.
Serangan RCE: Dari Troll Sampai Potensi Malware Berbahaya
Meski belum ada penjelasan teknis resmi, komunitas pemain dan peneliti keamanan siber mulai mengangkat dugaan serius.
Salah satu streamer Call of Duty, Wrioh, membagikan video saat sesi bermainnya terganggu oleh pop-up bertuliskan: “just RCE’d your ass”.
Setelah itu, tampilan desktop-nya berubah menjadi foto seorang pengacara yang sedang tersenyum.
Peneliti dari kelompok keamanan siber VX-Underground juga membagikan bukti lain terkait serangan ini.
Salah satu pesan error dalam game bahkan menyebutkan, "Your PC is now mine."
Mereka menyebut ada kemungkinan game ini memiliki celah RCE yang belum ditambal, memungkinkan peretas untuk menjalankan skrip atau perangkat lunak berbahaya dari jarak jauh—termasuk information stealer, RAT (remote administration tool), hingga ransomware.
Namun menurut anggota VX-Underground bernama Smelly, pelaku tampaknya hanya ingin mengganggu dan menjahili para pemain, bukan mencuri data secara serius.
Meski begitu, potensi ancamannya tetap nyata.
Belum Ada Tanggal Kembali, Fans Harus Bersabar
Hingga saat artikel ini ditulis, belum ada pernyataan lanjutan dari Activision mengenai solusi ataupun estimasi waktu kapan Call of Duty: WW2 akan kembali tersedia di PC Game Pass.
Jika mengacu pada kasus sebelumnya—seperti Dark Souls Remastered dari FromSoftware yang butuh waktu 10 bulan untuk memulihkan dukungan online setelah mengalami insiden serupa maka para penggemar perlu menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk.
Masalah keamanan di Call of Duty: WW2 versi PC Game Pass bukan hal sepele.
Dari pop-up iseng sampai potensi penyebaran malware, kamu disarankan untuk tidak menjalankan game ini sampai ada kejelasan resmi dari Activision.
Keamanan perangkatmu jauh lebih penting dari sekadar sesi bermain.
Baca juga: Call of Duty: Black Ops 7 Siap Ramaikan Gim Shooting Tahun Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net