Jumat, 27 JUNI 2025 • 19:10 WIB

Peak, Game Panjat Gunung Super Gemas yang Tembus 1 Juta Kopi

Author

Peak: Game Panjat Gunung Lucu yang Bikin Ketagihan(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Kalau kamu suka aktivitas panjat tebing di dalam game tapi sering merasa ribet dengan sistem tali, grappling hook, atau simulasi fisika yang terlalu teknikal, maka Peak adalah jawaban yang kamu cari.

Game buatan studio kolaborasi Landcrab (gabungan dari Aggro Crab dan Landfall) ini menghadirkan pengalaman mendaki gunung yang sederhana, menyenangkan, dan bikin nagih.

Baca juga: Clair Obscur: Expedition 33 Dipuji Presiden Prancis, Terjual 1 Juta Kopi dalam 3 Hari!

Climbing Game yang Gak Bikin Pusing

Berbeda dari game panjat tebing lain yang sering terlalu realistis dan teknis, Peak justru menyederhanakan semuanya.

Kamu hanya perlu mengatur satu indikator: stamina. Mirip seperti di The Legend of Zelda: Breath of the Wild, stamina ini akan berkurang saat kamu memanjat dan bisa dipulihkan saat kamu istirahat atau berjalan di permukaan datar.

Tapi yang membuat Peak menonjol adalah bagaimana satu indikator stamina ini bisa mencerminkan banyak hal:

  • Beban tas: Semakin banyak barang yang kamu bawa, sebagian stamina akan "terkunci". 
  • Lapar: Jika kamu gak makan, stamina berkurang lagi.
  • Keracunan atau cidera: Efek negatif ini juga bikin stamina kamu makin sempit.

Satu bar stamina yang sederhana tapi multifungsi ini bikin gameplay jadi intuitif, tapi tetap penuh tantangan dan strategi.

Gameplay Sederhana, tapi Penuh Gaya

Peak memungkinkan kamu untuk bermain solo atau bersama teman (hingga 3 orang) dalam mode co-op. Gerakan panjatnya gampang: cukup tekan tombol dan arahkan stik analog.

Tapi dari mekanisme sesederhana itu, kamu bisa menciptakan gerakan keren seperti melompat antar tebing, melemparkan tubuh ke depan, hingga membaca permukaan batu untuk tahu kapan harus istirahat.

Permainannya sendiri berlatar di pulau terpencil, tempat kamu harus menaklukkan gunung-gunung yang terbagi dalam empat bioma unik.

Setiap bioma punya tantangannya sendiri, dengan pos istirahat dan api unggun sebagai checkpoint.

Peta gunung disusun seperti teka-teki stamina—kamu harus pintar mengatur kapan harus manjat, kapan harus istirahat, dan kapan harus makan.

Lahir dari Game Jam, Meledak di Steam

Fakta menariknya, Peak awalnya dibuat sebagai proyek game jam dan kini menjadi fenomena di Steam, menembus 1 juta kopi terjual hanya dalam enam hari.

Dengan puncak pemain serentak mencapai lebih dari 100 ribu pada akhir pekan pertamanya, game ini membuktikan bahwa konsep sederhana dengan eksekusi jitu bisa mengalahkan game AAA sekalipun.

Baca juga: Ultimate Sonic Smackdown: Game Fighting Sonic Buatan Fans yang Bisa Kamu Mainkan Gratis Sekarang!

Peak adalah Panjat Gunung yang Seru dan Santai

Kalau kamu lagi cari game ringan, santai tapi tetap penuh tantangan, Peak layak jadi game baru yang wajib kamu coba.

Gameplay-nya intuitif, art style-nya menawan, dan sensasi manjat tebingnya terasa nyata tanpa bikin pusing kepala.

Cocok banget buat kamu yang ingin melepas penat sambil tetap merasa tertantang.

Peak saat ini sudah tersedia di PC via Steam, dan menjadi salah satu game indie a!

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU