Plugin Kontroversial Final Fantasy 14 Akhirnya Ditutup Permanen Setelah Tuduhan Stalking Pemain
INDOZONE.ID - Sebuah plugin pihak ketiga yang sempat menuai kontroversi di kalangan komunitas Final Fantasy 14 akhirnya resmi ditutup secara permanen setelah menerima surat peringatan hukum (cease and desist).
Plugin yang dikenal dengan nama PlayerScope ini selama ini digunakan sebagian pemain untuk melacak data pemain lain, bahkan berujung pada praktik stalking di dalam game.
Baca juga: Jumlah Karakter Aktif Final Fantasy 14 Kini Telah Turun di Bawah Satu Juta
Semua Data Dihapus Secara Permanen
Melalui pernyataan resmi di Discord PlayerScope, sang pengembang mengonfirmasi bahwa server backend telah dimatikan, dan semua data pemain yang pernah disimpan telah “dihapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan”.
Tak hanya itu, semua file plugin yang sebelumnya tersedia di GitHub dan GitFlic kini juga telah dihapus sepenuhnya.
Plugin yang Menjadi Mimpi Buruk Privasi Pemain
PlayerScope memungkinkan siapa pun untuk mencari nama karakter dalam game dan mengakses detail akun pemain, termasuk daftar seluruh karakter yang dimiliki.
Data-data ini kemudian disimpan di server terpusat yang mengumpulkan informasi dari berbagai akun.
Tak heran jika banyak yang menyebut plugin ini sebagai “mimpi basah bagi stalker”, seperti yang dikatakan oleh salah satu pengguna Reddit.
Square Enix Telah Lama Menentang Penggunaan Plugin Pihak Ketiga
Sejak awal, Naoki Yoshida, selaku produser dan sutradara Final Fantasy XIV, telah berulang kali memperingatkan agar pemain tidak menggunakan plugin ilegal.
Ia bahkan menyebut penggunaan plugin saat menghadapi tantangan Ultimate Raid sebagai bentuk kecurangan yang tak bisa ditoleransi.
Pada Januari lalu, Yoshida menyatakan bahwa Square Enix sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pembuat alat pihak ketiga yang melanggar ketentuan, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit apakah yang dimaksud adalah PlayerScope.
Upaya Perlindungan Privasi Pemain Semakin Diperketat
Pada Februari 2025, Square Enix juga mengumumkan bahwa mereka melakukan pembaruan sistem blacklist, untuk mengurangi risiko pelanggaran privasi.
Namun sayangnya, plugin seperti PlayerScope bisa mengakali sistem tersebut, membuat perusahaan menyebut situasi ini sebagai “sangat bermasalah”.
Kini, setelah PlayerScope resmi ditutup, langkah ini disambut baik oleh sebagian besar komunitas.
Meski begitu, ada kekhawatiran bahwa database plugin tersebut mungkin masih tersimpan di tempat lain, meskipun pengembang telah menyatakan sebaliknya.
Penutupan PlayerScope menandai langkah besar dalam melindungi privasi komunitas Final Fantasy XIV.
Buat kamu yang aktif bermain MMO ini, penting untuk selalu mengikuti kebijakan resmi dan menghindari penggunaan plugin ilegal yang bisa membahayakan kenyamanan pemain lain.
Square Enix tampaknya semakin serius dalam menjaga ekosistem FF14 tetap sehat dan bebas dari pelecehan.
Semoga ke depannya, tindakan seperti ini bisa memperkuat kepercayaan para pemain terhadap keamanan komunitas game favorit mereka.
Baca juga: Naoki Yoshida Angkat Bicara! Masa Depannya di 'Final Fantasy 14' dan 'Square Enix'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net