INDOZONE.ID - Sebelumnya, perusahaan induk ChatGPT, OpenAI telah membeli perusahaan startup AI yang dimiliki oleh mantan desainer Apple, Jony Ive.
Startup yang bernama lo (io) tersebut dibeli OpenAI sebesar 6,5 miliar dolar atau sekitar Rp106,2 triliun.
Kini, kabar hasil kolaborasi antara sang desainer dengan CEO OpenAI, Sam Altman, mulai bermunculan.
Lewat sebuah konferensi staf internal yang dimuat The Wall Street Journal, Sam dan Jony ungkap kalau perangkat yang sedang mereka kembangakan akan berukuran kecil, menjawab kebutuhan pengguna, tanpa layar dan bukan kacamata, dikutip The Verge (23/5/25).
Baca Juga: Gebrakan Baru Anthropic: Claude 4, AI Yang Bisa Kerja Otomatis Berjam-jam!
Keduanya ingin menjauhkan pengguna dari ketergantungan layar, sekaligus menawarkan pengalaman AI yang lebih alami.
Altman menegaskan ini bukan pengganti smartphone, melainkan "hal yang sama sekali baru" .
Sam percaya dengan membeli io dapat meningkatkan nilai perusahaan OpenAI senilai 1 triliun dolar.
Hal tersebut dapat tercapai karena ambisi OpenAI untuk menciptakan "perangkat inti ketiga" yang akan menemani MacBook dan iPhone di meja kerja pengguna.
Di mana, Sam memprediksi produk ini akan capai pengiriman 100 juta unit tercepat pertama yang ada dibandingkan dengan perangkat perusahaan lainnya lakukan.
Baca Juga: Infinix XPAD GT Siap Meluncur: Tablet Gaming yang Dilengkapi Layar 144Hz dan 8 Speaker
Ia juga berharap dapat melahirkan sebuah ‘keluarga perangkat’ lewat kemitraannya dengan Jony.
Perangkat pertama dari OpenAI dan lo ditargetkan Sam akan diluncurkan pada akhir 2026.
Namun, sejak dikonfirmasi pengembangannya tahun lalu, perangkat ini sudah dirahasiakan untuk menghindari pesaing yang ingin mencoba meniru sebelum diluncurkan ke publik.
Barang tersebut akan diproduksi secara massal di Vietnam mulai pada tahun 2027, yang mana tujuannya untuk mengurangi risiko geopolitik.
Jony menyebut proyek ini sebagai "gerakan desain baru", sementara Altman yakin ini akan menjadi "teknologi terkeren yang pernah ada" .
Analis Ming-Chi Kuo mengungkap prototipe awal berukuran sedikit lebih besar dari AI Pin, dengan desain minimalis mirip iPod Shuffle.
Baca Juga: Microsoft Hadirkan Fitur AI di Update Paint, Snipping Tool, dan Notepad buat Windows 11 Insiders!
Perangkat ini dilengkapi kamera dan mikrofon untuk mendeteksi lingkungan, serta bisa dikalungkan di leher.
Ia akan terhubung dengan smartphone atau PC untuk memanfaatkan daya komputasi dan layarnya.
Apakah perangkat ini bisa mengulangi kesuksesan iPhone? Atau justru mengulangi kegagalan produk AI hardware sebelumnya? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Verge