INDOZONE.ID - Pada acara Mobile World Congress di Barcelona, Samsung menarik perhatian karena memamerkan produknya yaitu headset Moohan. Samsung memamerkan tiga headset hanya untuk dilihat.
Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm. Hal yang menjadi topik pembicaraan adalah Samsung mengklaim bahwa mereka menerapkan teknologi XR pada headset mereka.
Hal tersebut sudah menjadi rumor selama bertahun-tahun lamanya. Teknologi XR ini menghadirkan integrasi AI yang berpotensi menetapkan standar baru untuk perangkat XR.
Produk kolaborasi ini akan bersaing dengan Meta Quest milik Meta Platforms, Inc dan juga produk Apple Vision Pro milik perusahaan Apple.
Dari desain, Samsung mengutamakan ekosistem. Produk mereka memiliki rangka yang ringan dengan bantalan empuk dan segel cahaya yang dapat dilepas secara magnetis.
Produk ini dirancang oleh Samsung agar dapat bekerja dengan baik melalui ponsel pintar dan perangkat smart home.
Samsung juga menerapkan tali yang fleksibel sehingga dapat disesuaikan oleh para penggunanya. Lalu, berbeda dengan produk lainnya yang menggunakan baterai internal, Project Moohan menggunakan baterai yang dapat dilepaskan.
Project Moohan memiliki layar mikro-OLED dengan resolusi 3.000 DPI, lebih baik daripada Meta Quest 3. Chipset Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2 memastikan kinerja yang lancar di seluruh aplikasi.
Bobot Project Moohan juga lebih ringan daripada Apple Vision Pro, yakni hanya 600 gram. Banyak yang berspekulasi bahwa harga dari Project Moohan sendiri dapat mencapai 3000 USD. Mengutip dari Forbes, pada postingan blog Samsung pada akhir 2024, headset ini akan hadir “dalam waktu dekat” yang sepertinya pada paruh kedua tahun 2025.
Bagaimana, apakah Anda berminat untuk memiliki Project Moohan ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Forbes