INDOZONE.ID - Apple akan mengumumkan pembukaan akses model AI mereka untuk pengembang pihak ketiga dalam konferensi WWDC 2025 pada 9 Juni mendatang. Berdasarkan laporan dari Bloomberg, Apple siap meluncurkan software development kit (SDK) dan framework baru yang bakal memungkinkan para pengembang mengintegrasikan model bahasa besar (LLM) Apple Intelligence ke dalam aplikasi mereka, sebagaimana dilansir 9TO5Mac, (21/5/25).
Hal tersebut masih dalam proses. Untuk tahap awal, Apple cuma akan kasih akses ke model AI yang ukurannya 'kecil-kecilan' dan cuma bisa jalan di perangkat (on-device), bukan model berbasis cloud yang jauh lebih canggih. Strategi ini akan bikin proses AI jadi lebih cepat dan lebih aman dari sisi privasi karena semuanya diproses lokal, namun kemampuannya masih jauh kalau dibandingkan dengan solusi cloud.
Baca Juga: Apple Siap Buka Pintu untuk Asisten Virtual Lain, Siri Gak Sendiri Lagi!
Gebrakan yang dilakukan Apple ini tak lain ada tujuan dicapai. Mereka bertujuan memperluas ekosistem Apple Intelligence sekaligus mengejar ketertinggalan dari para pemain besar seperti OpenAI dan Google yang sudah maju. Di sisi bisnis, langkah ini juga bisa jadi bernilai buat Apple, dengan potensi menambah pemasukan dari App Store melalui aplikasi berbasis AI baru, terutama di tengah tekanan regulasi yang bikin model bisnis tradisional Apple makin susah dipertahankan.
Selain itu, ini menjadi upaya Apple buat 'membangkitkan semangat' para developer setelah beberapa fitur AI pertamanya, kayak ringkasan notifikasi otomatis dan Genmoji, kurang mendapat antusias dari pengguna. Apple berharap dengan melibatkan lebih banyak pengembangan, mereka bisa dapatkan berbagai implementasi AI kreatif yang cuma ada di platform Apple.
Baca Juga: Teknologi AI Bantu Perusahaan Atasi Tantangan Global yang Tak Menentu
Meski kedengarannya menjanjikan, PR terbesar Apple adalah tetap ada di kualitas model AI mereka sendiri yang masih perlu membuktikan diri kalau bisa memberikan solusi-solusi yang sudah lebih matang dari kompetitor. Sukses atau tidaknya langkah ini bakal jadi penentu nasib Apple di kancah perang AI yang makin panas.
Bagaimana menurutmu? Apakah Apple bakal bisa mengejar ketertinggalan di bidang AI, atau malah semakin tertinggal?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 9to5Mac