INDOZONE.ID - Laptop tipis, ringan, dan pintar? ASUS Vivobook S14 S3407QA punya semuanya. Meski namanya panjang banget, laptop ini justru jadi pembuktian kalau ASUS serius ingin membawa laptop ARM ke pasar mainstream Indonesia.
Desain: Tipis, Ringan, dan Premium
Vivobook yang dulu identik dengan laptop entry-level kini tampil beda. Bodinya terbuat dari material metal, bikin kesan pertama langsung terasa premium.
Desainnya pakai konsep “straight line” yang bersih dan tegas. Dengan bobot cuma 1,3 kg dan ketebalan 1,59 cm, laptop ini jelas nyaman dibawa ke mana-mana.
Laptop ini juga tahan banting karena sudah lolos uji ketahanan militer (MIL-STD 810H). Ada dua pilihan warna: Cool Silver dan Made Gray, dua-duanya kelihatan kece.
Baca Juga: 5 Tips Aman Charge HP dan Laptop Agar Awet, Apa Saja?
Layar: Tajam dan Luas
ASUS menyematkan layar 14 inci beresolusi 2.5K (2560x1600) dengan rasio 16:10. Rasio ini bikin area vertikal lebih luas, cocok banget buat kamu yang sering kerja ngetik, browsing, atau multitasking.
Panel IPS-nya juga sudah anti-glare, nyaman di mata meski dipakai di dekat jendela atau lampu terang. Sayangnya, refresh rate-nya masih standar di 60Hz. Tapi buat kerja dan nonton Netflix sih, udah lebih dari cukup.
Port: Lengkap, Gak Perlu Dangle Lagi
Laptop tipis biasanya pelit port, tapi yang ini beda. Kamu dapat:
- 2x USB 4.0 Type-C
- 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A
- HDMI 2.1
- Audio jack 3.5 mm
Lengkap banget! Jadi, enggak perlu repot bawa-bawa dongle lagi. Bisa lah sesekali ngerosting user MacBook yang jadi “fakir dangle”.
Baca Juga: Motorola Edge 60 Fusion Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman AI dan Kamera Terbaik di Kelas 5 Jutaan
Performa: Snapdragon X Siap Gas
Vivobook ini ditenagai prosesor ARM Snapdragon X Elite 26100 dengan 8-core dan kecepatan hingga 2,97 GHz. GPU-nya Adreno dan NPU-nya Qualcomm Hexagon yang sanggup menangani tugas AI sampai 45 TOPS.
RAM 16 GB LPDDR5X (sayangnya onboard alias gak bisa di-upgrade) dan SSD 512 GB PCIe 4.0 jadi penunjang utama performa.
Namun, karena ini prosesor ARM, gak semua software berjalan mulus. Banyak aplikasi masih berbasis x86 dan butuh emulasi lewat Prism (semacam “Rosetta-nya” Windows).
Beberapa aplikasi bisa jalan, beberapa tidak. Jadi, memang butuh waktu untuk masa transisi ke ARM ini.
AI Fitur: Canggih dan Berguna
Sebagai bagian dari “Copilot+ PC”, laptop ini dilengkapi tombol khusus untuk akses cepat ke Microsoft Copilot. Fitur AI-nya meliputi:
- Recall: cari dokumen cukup dengan mendeskripsikan isi atau waktu kamu buka
- Windows Studio Effects: efek video call yang lebih profesional (background blur, eye correction, auto framing)
- Live Caption & Translation: subtitel otomatis real-time dalam berbagai bahasa
ASUS juga punya aplikasi AI sendiri, “Story Cube”, untuk mengelola file media secara pintar.
Editing dan Gaming: Bisa, Tapi Ada Catatan
Buat editing video, laptop ini bisa… tapi jangan berharap performa maksimal seperti laptop x86 kelas atas.
Beberapa software seperti CapCut masih berjalan lancar, tapi Adobe suite belum semua optimal di ARM, meski sedang dikembangkan.
Untuk gaming, yaa... bisa sih, tapi terbatas:
- Dota 2: playable 60–90 FPS
- CS2: cuma 12–25 FPS
- Marvel Rivals: 8–14 FPS
- Valorant & LoL: belum bisa diinstal
Kalau kamu gamer sejati, ini bukan laptop buat kamu.
Baterai: Juara Banget
ASUS klaim baterai 70 Whr-nya bisa tahan sampai 30 jam, dan faktanya, buat kerja ringan seharian emang awet banget.
Udah support fast charging (60% dalam 49 menit), dan bisa diisi pakai charger USB-C biasa (power delivery). Gak ribet bawa charger khusus ke mana-mana.
Keyboard, Trackpad, dan Audio
- Keyboard: backlit, nyaman buat ngetik lama
- Trackpad: besar, responsif, bisa multi-gesture
- Speaker: Dolby Atmos, oke buat nonton tapi kurang nendang kalau buat dengerin musik “jedag-jedug”
- Mic: udah pakai AI noise cancelling
Keamanan: Mantap Jiwa
Ada Windows Hello dengan kamera IR, privacy shutter webcam, dan Microsoft Pluton Security Processor—chip khusus buat jaga data pribadi. Aman, bro.
Layak Beli?
Kalau kamu cari laptop tipis, ringan, baterai awet, desain mewah, dan udah siap-siap pindah ke dunia ARM, ASUS Vivobook S14 S3407QA bisa jadi pilihan solid.
Tapi, kamu juga harus siap dengan ekosistem software yang belum sepenuhnya matang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/SobatHape