Selasa, 06 MEI 2025 • 20:56 WIB

Exynos 2600 Debut di Galaxy S26, Tapi Snapdragon Masih Jadi Andalan

Author

samsung galaxy s series (androidpolice)

INDOZONE.ID - Samsung siap merilis Galaxy S26 sebagai penerus flagship mereka, tapi strategi yang diambil kali ini nggak sepenuhnya baru.

Seperti generasi sebelumnya, Samsung bakal membagi lini Galaxy S26 jadi dua versi chipset, satu pakai Snapdragon, satu lagi pakai Exynos.

Baca Juga: 6 Kelebihan dan 5 Kekurangan Samsung Galaxy A56 yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli!

Bedanya, tahun ini chip Exynos yang dipakai adalah Exynos 2600, hasil pengembangan internal Samsung dengan teknologi fabrikasi 2nm. Langkah ini tentu bikin banyak orang penasaran.

Apakah Samsung sudah siap bersaing ketat dengan Qualcomm? Atau keputusan ini justru menunjukkan kalau Exynos masih butuh waktu buat benar-benar jadi andalan?

Chipset Beda di Tiap Pasar, Exynos 2600 Nggak Rata Distribusinya

Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy J15 Prime 5G, HP dengan Fitur Premium dan Harga Terjangkau

Samsung Galaxy S26 dipastikan hadir dengan dua pilihan chipset tergantung wilayah.

Untuk pasar Eropa dan beberapa negara lain, Samsung bakal mengusung Exynos 2600, sedangkan wilayah seperti Amerika Serikat tetap dapat Snapdragon 8 Gen 4 dari Qualcomm.

samsung galaxy s series (techradar)

Padahal Exynos 2600 digadang-gadang sebagai lompatan besar karena dibuat dengan teknologi fabrikasi 2nm dari Samsung Foundry.

Sayangnya, teknologi canggih ini masih punya kendala besar: tingkat hasil produksinya masih rendah. Alhasil, penyebarannya pun belum bisa merata secara global.

Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Edge vs Galaxy S25 Ultra: Beda Gaya, Sama Kelas Flagship?

Strategi ini sebenarnya bukan hal baru. Samsung pernah pakai pola yang sama di seri-seri sebelumnya, dan sebagian pengguna kecewa karena performa yang nggak seragam.

Performa Exynos Masih Jadi Bahan Perdebatan

Exynos memang selalu jadi bahan diskusi panjang. Beberapa tahun terakhir, versi Exynos sering dinilai kalah dalam hal efisiensi daya, suhu perangkat, dan performa grafis dibanding Snapdragon.

Baca Juga: Samsung Galaxy Watch6, Smartwatch Keren Buat Gaya dan Kesehatan

Apalagi buat aktivitas berat seperti main game atau multitasking, pengguna cenderung pilih Snapdragon karena lebih stabil.

Sekarang, dengan Exynos 2600 yang jadi debut teknologi 2nm, harapannya tentu tinggi.

Tapi sayangnya, bocoran internal bilang performa chip ini masih belum bisa menyaingi Snapdragon 8 Gen 4, yang disebut-sebut bakal jadi chip Android tercepat tahun depan.

samsung galaxy s series (phonearena)

Samsung Juga Siapkan Produksi Snapdragon Sendiri

Uniknya, Samsung nggak cuma fokus sama Exynos. Mereka juga lagi diskusi serius sama Qualcomm buat produksi versi khusus Snapdragon 8 Gen 4 Elite di pabrik mereka sendiri.

Baca Juga: Sekarang Samsung Care+ Memungkinkan Siapa pun yang Memiliki Flagship Saat Ini untuk Mendaftarkan Diri

Kalau kesepakatan ini jalan, Samsung bisa hemat biaya dan sekalian ngeboost bisnis foundry mereka.

Tapi ada risiko juga, karena selama ini produksi Snapdragon dipegang oleh TSMC, yang dikenal rapi dan efisien.

Pindah ke Samsung Foundry bisa bikin sebagian orang bertanya-tanya soal kualitasnya nanti.

Langkah Realistis di Tengah Tantangan

Baca Juga: Bocoran Hot Samsung Galaxy S25 Edge, Berapa Harga si Tipis nan Canggih Ini?

Samsung sebenarnya pengen Galaxy S26 pakai Exynos 2600 di semua pasar. Tapi kondisi produksi yang belum ideal bikin mereka harus realistis.

Buat pengguna di wilayah Exynos, mungkin ini jadi pertimbangan sebelum upgrade.

Meski begitu, Samsung masih terus ngotot buat nyempurnain performa Exynos biar bisa sejajar dengan Snapdragon.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PhoneArena.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU