INDOZONE.ID - Saat peluncuran Kindle di New York bulan Oktober lalu, Amazon memperkenalkan pembaruan pada e-reader populernya.
Acara ini terasa spesial dengan hadirnya Panos Panay, tokoh besar di dunia teknologi, yang berbagi cerita tentang keunggulan produk Kindle terbaru.
Amazon menekankan bahwa Kindle adalah perangkat ideal bagi mereka yang ingin fokus membaca tanpa gangguan, berbeda dari ponsel yang penuh notifikasi.
Baca Juga: Samsung W25: Ponsel Lipat Mewah dengan Kamera 200MP dan Desain Tahan Benturan
Kindle Colorsoft: Perangkat e-Reader Berwarna dari Kindle
Kindle Colorsoft menjadi bintang utama dalam peluncuran ini. Meski teknologi e-reader berwarna sudah ada sejak 2020, Kindle tetap memiliki daya tarik unik berkat penggemar setia dan pustaka buku digital yang luas di Kindle Store.
Dengan sekitar 72% pangsa pasar e-reader di AS, Kindle berada di posisi terdepan, menawarkan pengalaman membaca yang nyaman meskipun kini dilengkapi warna.
Baca Juga: Oppo Reno12 F Edisi Khusus Harry Potter: Keajaiban Desain dan Fitur Eksklusif
Pembaruan Kindle Paperwhite
Selain Colorsoft, Amazon juga menghadirkan versi terbaru dari Kindle Paperwhite. Meski pembaruannya minim, Kindle Paperwhite kini punya layar dengan kontras lebih tajam dan kecepatan refresh yang meningkat hingga 20%.
Layar sedikit lebih luas dari versi sebelumnya dan tetap mempertahankan 16 tingkat skala abu-abu.
Amazon juga menambahkan pilihan warna cerah di bagian belakang, seperti Jade dan Raspberry, yang memberikan tampilan lebih menarik.
Baca Juga: Era Baru Pembayaran Digital, Transaksi Hanya dengan Telapak Tangan di China
Ada Kekurangan
Sayangnya, peluncuran Kindle Colorsoft tidak lepas dari kendala. Ada masalah pada layar yang dikenal sebagai "yellow band," yang menyebabkan keterlambatan pengiriman hingga dua minggu.
Amazon berupaya memperbaiki ini melalui pembaruan perangkat lunak, namun sejumlah pengguna awal sudah mengeluhkan masalah ini di ulasan mereka.
Amazon pun berkomitmen memperbaiki kualitas produk sebelum peluncuran penuh.
Kelebihan dan Batasan e-Reader Berwarna
Kindle Colorsoft menambah pengalaman baru dengan layar berwarna, namun resolusi dalam mode warna hanya 150 PPI, setengah dari resolusi di mode hitam-putih.
Hal ini membuat tampilannya mirip koran berwarna ketimbang layar OLED atau LCD. Meski begitu, layar e-ink tetap unggul untuk membaca di bawah cahaya matahari dan hemat daya.
Penambahan warna tidak terlalu mengubah pengalaman membaca, tapi memberi sentuhan modern pada tampilan sampul dan highlight buku.
Harga
Kindle Colorsoft dijual dengan harga $279 (sekitar Rp4,3 juta), lebih mahal dari Kindle Paperwhite yang dibanderol $199 (Rp3,1 juta), atau versi dasar seharga $109 (Rp1,7 jutaan).
Bagi yang menginginkan fitur dan harga yang seimbang, Kindle Paperwhite tetap jadi pilihan tepat.
Sementara untuk pengguna dengan anggaran lebih terbatas, Kindle dasar juga menjadi opsi ideal, sementara Kindle Scribe menyediakan fitur lebih canggih meski tanpa warna.
Kehadiran Panos Panay di Amazon menghadirkan harapan akan inovasi baru di masa mendatang.
Banyak pengguna berharap adanya desain lipat di Kindle, memberikan pengalaman membuka dan menutup perangkat seperti buku fisik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Verge