INDOZONE.ID - CEO OpenAI, Sam Altman memuji kecanggihan headset realitas campuran (Mixed Reality) Apple Vision Pro yang rilis beberapa waktu lalu. Menurutnya, Apple Vision Pro merupakan teknologi paling mengesankan setelah iPhone.
Sekadar diketahui, Apple Vision Pro dijual seharga $3.500 atau sekitar Rp54 juta. Alat ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan konten digital dalam lingkungan nyata mereka menggunakan gerakan mata dan jari.
Altman percaya Vision Pro bisa memiliki dampak sebesar iPhone. Katanya, Apple Vision Pro adalah langkah besar dalam penggunaan teknologi.
Baca Juga: OpenAI Batalkan Pemecatan Sam Altman sebagai CEO
Ia mengisyaratkan bahwa teknologi yang paling mengesankan baginya mungkin adalah kecerdasan buatan, terutama dengan ChatGPT OpenAI, yang telah mengubah apa yang bisa dilakukan oleh chatbot AI.
Terutama, OpenAI telah meluncurkan aplikasi ChatGPT untuk Vision Pro, yang kini tersedia di App Store.
Kemampuan Vision Pro untuk menyatukan realitas digital dan fisik mengisyaratkan masa depan di mana teknologi lebih erat terintegrasi dengan pengalaman manusia sehari-hari.
Baca Juga: Peluncuran Apple Vision Pro Jadi Revolusi Baru dalam Dunia Teknologi
Vision Pro telah terjual lebih dari 200.000 unit sejak dirilis. Angka penjualan itu menunjukkan minat pasar yang kuat dan optimisme dalam teknologi realitas campuran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gizmochina