Sebuah kerangka tangan dengan bentuk yang tidak biasa ditemukan di pantai yang terletak di Brasil. Temuan ini pun membuat geger dunia maya karena benda tersebut dianggap tangan alien.
Mengutip dari Times Now News, Leticia Gomes Santiago dan pacarnya Devanir Souza terkejut ketika mereka menemukan kerangka tangan di Ilha Comprida, Negara Bagian São Paulo, Brasil, pada 20 November lalu.
Baca Juga: Ada Kawah Aneh Muncul di Bulan, Diduga Dihantam Roket, Punya Alien?
Leticia curiga jika kerangka yang ia temukan bukanlah kerangka tangan manusia, melainkan alien karena memiliki bentuk yang tergolong aneh dan jumlah tulangnya yang tidak lazim.
"Kami pikir itu bukan manusia karena ukuran dan jumlah tulangnya. Apa yang mungkin terjadi?" kata Leticia seperti dikutip dari Mirror.
Pasangan itu pun kemudian merekam tangan dengan jari-jari tulang yang panjang itu. Jika dilihat secara seksama, ukurannya jauh lebih besar dari tangan manusia pada umumnya.
"Ini sangat besar. Kami tidak tahu binatang apa itu, dan jika itu alien, lebih buruk lagi," sambung Leticia.
Ahli biologi kelautan Eric Comin sampai turun tangan untuk menyelidikinya. Ia menyatakan bahwa 'tangan' aneh itu milik cetacea, mamalia air yang mencakup paus, dan lumba-lumba.
Ahli biologi itu menambahkan bahwa cetacea kemungkinan besar mati di laut sekitar 18 bulan lalu yang lalu. Mamalia itu sendiri kerap ditemukan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Jawaban Elon Musk Ketika Ditanyai Tentang Alien dan UFO Bikin Merinding!
Henrique Chupill, juru bicara badan lingkungan kawasan itu, Cananéia Research Institute (IPEC), mengatakan:
“Kami selalu memprioritaskan meninggalkan tulang di pantai agar tidak mengganggu perputaran nutrisi dalam ekosistem. Akhirnya, ketika ada kepentingan ilmiah, kami mengumpulkannya untuk digunakan dalam penelitian. Jika baru-baru ini- hewan mati, kami mengumpulkan mereka untuk melakukan nekropsi dan mengidentifikasi penyebab kematian."
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: