Projek Thalassic Mask merupakan salah satu konsep masker medis atau masker pelindung yang lahir di tengah pandemi Covid-19. Masker ini juga menjadi gebrakan baru terhadap masker medis yang memiliki desain dengan identitas kontemporer.
Masker ini dibuat oleh Filippo Nassetti menggunakan teknologi PolyJet. Ia membuat serangkaian masker berbentuk topeng yang dapat dipakai untuk mendefinisikan zaman saat ini.
Mengambil Inspirasi dari Biota Laut
Masker itu mengambil inspirasi dari biota laut. Thalassic Mask juga dibuat dengan menggabungkan teknik desain biomimetik, manufaktur adiktif, dan analisis fisiologis.
Metode gabungan tersebut dipakai untuk menciptakan generasi masker terbaru yang memikirkan kembali hubungan antara teknologi, dalam bentuk yang dapat dikenakan tubuh manusia.
Cerminan Hidup
Dalam hal ini, ruang lingkup projek Thalassic Mask melampaui produk itu sendiri. Pembuatan masker itu adalah cerminan dari bagaimana hidup manusia diubah oleh peristiwa global yang dramatis dan tiba-tiba pada tahun-tahun ini, seperti Pandemi COVID-19.
Baca juga: Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, NASA Berhasil ‘Sentuh’ Atmosfer Matahari!
Teknologi Pertama Multi-Warna
Thalassic Mask merupakan konsep masker pelindung yang cukup unik dengan desain presisi tinggi dan berbagai kepadatan serta berbagai warga yang hadir. Masker ini merupakan yang pertama kalinya menggunakan teknologi pengaliran material multi-waarna Polyjet.
Filippo Nassetti
Filippo Nassetti adalah seorang arsitek dan desainer generatif. Pada tahun 2012 ia ikut mendirikan MHOX, sebuah praktik penelitian dan start-up yang didanai Uni Eropa yang berfokus pada desain artefak radikal dan produk yang dapat dikenakan melalui teknik komputasi dan pencetakan 3D.
Kontribusi MHOX untuk desain generatif memperoleh pengakuan internasional melalui sejumlah projek eksperimental, seperti Masker Kolagen, Carapace dan Superabundance, Orthoses Generatif, tongkat jalan ENEA, dan desain prostesis.
Terkait projek Thalassic Mask, Filippo Nassetti telah mengeksplorasi konsep masker cetak 3D yang dapat dipakai, bahkan sebelum masker wajah menjadi persyaratan kesehatan di banyak bagian dunia karena pandemi COVID-19, sebagai perpaduan antara alat pelindung dan sarana ekspresi artistik.
Vincenzo Reale
Projek Thalassic Mask itu tidak hanya dibuat oleh Filippo, ia dibantu Vincenzo Reale. Vincenzo merupakan insinyur struktur, arsitek, desainer. Ia memegang gelar Master dengan perbedaan dalam Rekayasa Struktural dan Arsitektur dari Universitas Bologna dan Master of Science dari Asosiasi Arsitektur di London.
Setelah bekerja dengan beberapa praktik arsitektur dan desain kontemporer, termasuk Arsitek Zaha Hadid, Studio Antony Gormley dan Arsitektur Emergent Tom Wiscombe, ia saat ini memegang posisi insinyur struktural senior di Arup di London.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: