Jumat, 29 JANUARI 2021 • 17:34 WIB

Pengiriman Smartphone Tiongkok Alami Penurunan Drastis di Tengah Sanksi AS

Author

Logo Huawei tergambar di gedung kantor pusat. (Photo/REUTERS)

Pengiriman smartphone Tiongkok dikabarkan mengalami penurunan hingga 4% pada kuartal Desember 2020. Hal itu karena pengiriman di Huawei Technologies Co Ltd jatuh akibat sanksi Amerika Serikat (AS) pada pemasok chip dan komponen perusahaan Tiongkok tersebut.

Kemudian, pangsa pasar Tiongkok untuk perusahaan merosot menjadi 22% dari 38% pada kuartal tahun lalu, data dari perusahaan riset Canalys menunjukkan. Namun, perusahaan tetap menjadi pemimpin pasar, dengan keunggulan tipis di atas saingan terdekat Oppo.

Dilansir dari Reuters, Jumat (29/1/2021), pengiriman domestiknya turun 44% menjadi 18,8 juta smartphone, dan pengiriman global turun 43% menjadi 32 juta smartphone.

Baca juga: Detik-detik Bayi Hampir Jatuh dari Ranjang, Gerak-gerik Wanita Ini Jadi Sorotan

Pada bulan Mei, Washington memberlakukan babak baru tindakan yang secara efektif mencegah perusahaan dengan teknologi asal AS untuk menjual ke Huawei.

Pada kuartal keempat, pengiriman dari Apple Inc dan rival domestik Huawei, Oppo dan Vivo tumbuh dengan pesat, keduanya kira-kira seperlima, dan pengiriman Xiaomi Group naik 52%.

Namun, pasar smartphone secara keseluruhan di Tiongkok menyusut 11% pada tahun 2020.

"Huawei bisa melakukan 30 atau 40 juta unit lagi tahun ini jika bukan karena masalah pasokan," kata Nicole Peng, yang melacak sektor smartphone Tiongkok di Canalys.

"Sementara merek lain tidak dapat mengisi kekosongan karena pasokan komponen tidak cukup cepat," tambah pertanyaan itu.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU