Ingin bisnis kamu semakin dikenal orang? Semua itu mudah asal kamu mengetahui cara membuat toko online sendiri, salah satunya dengan membuat toko online menggunakan WordPress.
Cara membuat toko online dengan WordPress tidaklah sesulit yang kamu bayangkan. Dalam artikel ini, akan diulas lengkap tentang tutorial cara membuat website toko online sendiri. Tentu saja, tanpa mengeluarkan biaya sama sekali.
Cara Membuat Website Toko Online dengan WordPress
Tutorial cara membuat website toko online di WordPress bagi pemula kiranya dapat membantu kamu membangun website yang baik demi kemajuan bisnis. Berikut langkah-langkahnya:
1. Tentukan Brand Toko Online
Brand atau merek sangatlah penting dalam memulai sebuah bisnis, apalagi online. Sebelum memutuskan ingin membuat website toko online sendiri untuk bisnis kamu, tentukan terlebih dahulu nama toko online kamu sebagai merek/brand produk.
Pilihlah nama toko online yang tidak ribet, tidak bertele-tele, singkat, relevan, dan menggunakan kata yang familiar bagi pelanggan agar mudah diingat.
Kamu bisa menggunakan kombinasi kata kerja dengan produk utama bisnis kamu. Contohnya, HaloProperti, HaloTravel, HaloFashion. Berangkat dari brand atau nama yang baik, website toko online pun akan sukses dikenal banyak orang.
2. Hosting untuk Website Toko Online
Sudahkah kamu tahu apa pengertian hosting itu? Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan tempat penampungan (server) file website kamu.
Untuk bisa membuat website toko online terbaik menggunakan WordPress, kamu membutuhkan hosting toko online terbaik juga. Dengan web hosting toko online, kamu bisa membuat:
- Website toko online dengan loading super cepat.
- Website toko online lebih aman dan terlindungi dari serangan malware.
- Website toko online mendapatkan uptime tinggi bahkan hingga 99,98%.
3. Install CMS WordPress untuk Membuat Toko Online
Selanjutnya, install CMS WordPress untuk mulai membuat website toko online. Ada beberapa keuntungan menggunakan Content Management System (CMS) WordPress untuk toko online kamu.
Kamu dapat membuat website toko online sendiri di WordPress secara gratis, mudah dipahami dan dikelola termasuk bagi pengguna pemula, tema dan plugin cukup banyak, dan mudah dioptimasi sesuai standar SEO.
Setelah install CMS WordPress, kamu akan masuk ke dalam dashboard WordPress. Jangan lupa, install juga plugin Woocommerce untuk memudahkankan dalam proses membuat toko online. Lakukan setting sesuai dengan kebutuhan toko online kamu sampai selesai.
3. Upload Produk Toko Online secara Berkala
Install CMS dan plugin sudah dilakukan? Kini mulai saatnya kamu meng-upload semua produk yang ingin kamu masukkan ke dalam website toko online kamu.
Tidak berhenti sampai di tahapan upload, kamu perlu membuat postingan produk di halaman 'Post' yang ada di dashboard WordPress toko online kamu. Di setiap produk, tuliskan nama produk, deskripsi produk, kategori produk, hingga harga jual produk.
Guna menambah ketertarikan pelanggan dalam membeli produk di toko online kamu, tambahkan featured image produk dan image galeri produk agar pelanggan dapat melihat foto-foto lain dari produk tersebut.
4. Lakukan Pengaturan Website Toko Online
Langkah selanjutnya, melakukan pengaturan website toko online, mulai dari menentukan jenis pembayaran atau transaksi hingga aturan pengiriman barang.
Setelah itu, tambahkanlah produk-produk apa saja yang kamu jual, lengkap dengan deskripsi produk dan harga yang ditawarkan.
Untuk memudahkan pembeli, kamu dapat mengatur semua produk ke dalam beberapa kategori. Misalnya, produk fashion kamu kelompokkan dalam kategori baju, rok, dan celana.
Dari tatanan yang rapi pada toko online kamu, para pelanggan yakin bahwa toko kamu bisa menjadi tempat mereka berbelanja dengan aman dan nyaman.
5. Perhatikan Fitur Toko Online
Pengaturan website toko online perlu kreativitas tiada henti. Kamu harus bergerak cepat menentukan fitur utama yang harus ada di website toko online kamu. Misalnya, payment gateway, halaman promo, mobile responsive dan user friendly.
Untuk membuat website toko online kamu dengan WordPress menjadi website mobile friendly, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
- Install tema yang responsif
Tema punya pengaruh besar pada website. Baik dari sisi performa website, maupun pengalaman berkunjung dari pengguna (user experience).
Untuk menemukan tema responsif website toko online bisa melalui WordPress Directory, kamu hanya perlu telusuri URL: https://wordpress.org/.
Kemudian klik opsi Themes dan silahkan masukkan kata kunci 'Responsive' di kolom pencarian. Seketika, kamu akan mendapatkan ribuan pilihan tema responsif yang bisa dipakai secara gratis.
- Buat Tampilan Menu Sederhana
Ukuran layar desktop jelas berbeda dengan ponsel. Ketika desktop punya resolusi minimal 1080p, resolusi layar ponsel hanyalah 720p. Oleh karena itulah, menu website toko online kamu perlu didesain berbeda dari yang di desktop.
Kalau mau menyederhanakan tampilan menu pada website toko online, ada beberapa prinsip yang perlu diikuti:
- Tampilkan menu-menu yang penting saja.
- Posisikan menu-menu lainnya ke dalam collapsible navigation sidebar atau menu navigasi yang bisa disembunyikan.
- Tulis call-to-action (CTA) dengan singkat dan jelas.
- Hindari penggunaan sidebar untuk konten.
- Sertakan kolom pencarian
Tidak semua hal bisa dibuat simpel, termasuk di dalamnya menu dan konten website. Apalagi, kalau website yang dimaksud adalah marketplace atau toko online. Mau tidak mau, ada begitu banyak menu dan halaman berisi produk yang dijual.
Karena dalam hal ini membuat website toko online menggunakan WordPress, jadi alangkah baiknya kamu tambahkan kolom pencarian.
Kolom pencarian dapat memudahkan pelanggan mencari produk yang benar-benar dibutuhkan. Toh, tak mungkin juga kamu menyuruh pengunjung mencari konten atau produk secara manual, kan?
- Pilih jenis font yang tepat
Selain tema responsif, font menarik pada sebuah web toko online punya pengaruh signifikan pula ke tingkat mobile friendly.
Sebisa mungkin, pilihlah font yang tepat, enak dibaca, tidak 'njelimet', dan mewakili branding keseluruhan website.
Font yang sifatnya dekoratif biasanya tidak masuk dalam kategori mobile friendly. Memang, tampilan font klasik seperti ini biasanya amat menarik perhatian.
Hanya, jika dilihat dari ponsel tampilannya akan jadi sangat besar dan kurang elok. Jadi, pilih betul-betul jenis font terbaik untuk website toko online-mu, ya.
6. Optimasikan Website Toko Online
Sudah disinggung sebelumnya bahwa pengelolaan website termasuk website toko online perlu dilakukan optimasi secara berkala, termasuk optimasi SEO dan User Experience.
Kedua optimasi tersebut penting diterapkan saat membuat website toko online sendiri menggunakan WordPress. Itu semua tujuannya tidak lain untuk meningkatkan visitor/pengunjung ke website kamu.
Sementara itu, khusus optimasi User Experience bertujuan untuk membuat pelanggan kamu semakin menyukai toko online kamu dibanding toko lain.
Itulah beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk membuat website toko online menggunakan WordPress menjadi website mobile friendly yang apik bagi pelanggan bisnis kamu. Selamat mencoba!
Artikel Menarik Lainnya:
- Cara Membuat Website Gratis Menggunakan WordPress untuk Pemula
- Cara Membuat Website Profil Perusahaan (Company Profile) dengan Mudah
- Cara Membuat Google Bisnis (Google My Business) dari Daftar sampai Verifikasi
- Cara Beriklan di Facebook Ads Lengkap, Efektif untuk Pemasaran Bisnis Online
- 5 Tips Mengembangkan Toko Online (E-Commerce) untuk Kemajuan Bisnis
- Cara Membuat Website Toko Online Gratis Menggunakan WordPress untuk Pemula
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: