Kamis, 19 MARET 2020 • 15:50 WIB

5 Langkah Meredam Berita Hoaks Virus Corona di WhatsApp

Author

Ilustrasi berita hoaks (Unsplash/Christian Wiediger)

Maraknya berita bohong alias hoaks terkait virus corona (Covid-19) telah membuat situasi tak terkendali. Kepanikan masyarakat membuat sejumlah barang langka akibat panic buying.

Sebagai salah satu aplikasi pesan singkat yang paling populer di masyarakat, pesan berantai dari grup WhatApp cukup banyak menyebar berita hoaks. Untuk menangkal berita hoaks, WhatsApp membagi tips menangkap berita hoaks terkait virus corona.   

Berikut adalah cara untuk meredam penyebaran misinformasi terkait Covid-19 dalam WhatsApp.

1. Kenali berita palsu

Ilustrasi berita hoaks (Unsplash/Christian Wiediger)

Perhatikan tanda-tanda yang dapat membantu Anda memutuskan apakah informasi itu palsu. Misalnya, pesan yang diteruskan tanpa sumber atau tanpa bukti. Foto, video, bahkan rekaman suara dapat direkayasa untuk menyesatkan Anda.

2. Saring sebelum sharing

Ilustrasi (Unsplash/Kayla Velasquez)

Pesan dengan label "Diteruskan" (Forwarded) membantu Anda untuk mengetahui apakah pesan tersebut ditulis oleh teman atau kerabat, atau apakah pesan tersebut sebenarnya berasal dari orang lain.

Ketika pesan diteruskan dari satu pengguna ke pengguna lain lebih dari lima kali, pesan ini akan ditandai dengan ikon ‘panah ganda’ untuk menunjukan bahwa pesan tergolong ‘Banyak Diteruskan’ (Highly Forwarded), dan mungkin berpotensi mengandung misinformasi. Olehnya itu penting untuk menyaring informasi yang diterima sebelum sharing (membagikan) ke orang lain.

3. Hentikan penyebaran 

Ilustrasi berita hoaks (Unsplash)

Jika Anda menyadari bahwa sebuah informasi tidak terlihat benar atau membuat klaim medis tidak resmi, tanyakan kepada pengirim apakah mereka dapat memverifikasi informasi tersebut. Jangan teruskan pesan hanya karena orang lain meminta Anda untuk melakukannya, meskipun orang tersebut merupakan teman Anda.

4. Verifikasi

Ilustrasi berita hoaks (Unsplash/Mika Baumester)

Cari faktanya secara online dan periksa situs yang dapat dipercaya seperti WHO, kementerian kesehatan di negara Anda, atau situs berita terpercaya untuk mengetahui dari mana cerita itu berasal.

5. Laporkan

Ilustrasi (Unsplash)

Kami mendorong pengguna agar melaporkan konten, kontak, grup yang bermasalah kepada kami. Anda dapat melaporkan segala informasi dalam aplikasi WhatsApp dengan mengunjungi ‘Pengaturan/Setelah > Bantuan > Hubungi Kami.’

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU