Salah satu layanan streaming film yang sangat terkenal yaitu Netflix baru saja dilaporkan mengalami penurunan saham. Diketahui bahwa saham dari Netflix anjlok sebesar 10,3 persen dan hal tersebut sangat jarang terjadi bagi Netflix sendiri.
Diketahui bahwa hal tersebut disebabkan karena jumlah pelanggan berbayar dari layanan tersebut semakin berkurang. Netflix sendiri melaporkan bahwa mereka telah kehilangan sebanyak 126.000 pelanggan berbayar di Amerika Serikat.
Tentunya karena turunnya saham tersebut, Netflix dilaporkan mengalami kerugian sebesar 16 Miliar USD atau setara dengan Rp 222 Triliun.
Netflix sendiri mengatakan bahwa mereka akan memperbaiki hal tersebut dengan melakukan ekspansi ke negara-negara di luar Amerika Serikat agar dapat meningkatkan jumlah pelanggan berbayar secara global.
Saat ini Netflix sendiri dikenal sebagai salah satu wadah dari para produser film untuk menciptakan film-film bagus. Film seperti Stranger Things menjadi salah satu film yang banyak diminati oleh para pengguna layanan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: