Head of Consumer Marketing dari Google Indonesia, Fibriyani Elastria baru-baru ini mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pengguna aplikasi Google Duo ketiga terbanyak di dunia. Berada dibawah Amerika Serikat dan India, Fibriyani mengatakan jika Indonesia merupakan pasar yang menjadi pendukung kemajuan aplikasi Google Duo tersebut.
Berdasarkan pengamatan yang diperoleh oleh Fibriyani, pengguna Google Duo di tahun ini meningkat sebesar 94 persen dibanding dengan tahun lalu. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat Indonesia lebih menyukai berbicara dengan menggunakan fitur Video Call ketimbang dengan telepon biasa.
Untuk menyambut hal tersebut, Google sendiri dikabarkan akan meluncurkan beberapa fitur baru yaitu Group Call, Video Message, Data Saving Mode, dan Duo for Web agar dapat menarik lebih banyak pengguna di Indonesia.
Sekedar diketahui, Google Duo adalah aplikasi milik Google yang berfungsi untuk melakukan panggilan video (video call) dengan orang lain. Google Duo banyak mendapat respon positif dari penggunanya karena aplikasi tersebut menghadirkan layanan video call dengan kualitas gambar dan audio yang lebih bagus ketimbang dengan layanan video call lain.
Berdasarkan pengamatan yang diperoleh oleh Fibriyani, pengguna Google Duo di tahun ini meningkat sebesar 94 persen dibanding dengan tahun lalu. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat Indonesia lebih menyukai berbicara dengan menggunakan fitur Video Call ketimbang dengan telepon biasa.
Untuk menyambut hal tersebut, Google sendiri dikabarkan akan meluncurkan beberapa fitur baru yaitu Group Call, Video Message, Data Saving Mode, dan Duo for Web agar dapat menarik lebih banyak pengguna di Indonesia.
Sekedar diketahui, Google Duo adalah aplikasi milik Google yang berfungsi untuk melakukan panggilan video (video call) dengan orang lain. Google Duo banyak mendapat respon positif dari penggunanya karena aplikasi tersebut menghadirkan layanan video call dengan kualitas gambar dan audio yang lebih bagus ketimbang dengan layanan video call lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber:
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU