Kamis, 09 JULI 2026 • 10:30 WIB

Samsung Dikabarkan Siapkan HP Rollable, Bisakah Jadi Penerus Foldable di Masa Depan?

Author

Samsung Dikabarkan Siapkan HP Rollable

INDOZONE.ID - Persaingan di pasar smartphone terus menghadirkan inovasi baru. Setelah perangkat lipat atau foldable phone mulai dikenal luas, kini Samsung dikabarkan sedang menyiapkan teknologi berikutnya, yaitu smartphone rollable.

Laporan terbaru menyebutkan, Samsung tengah mengembangkan perangkat dengan layar yang dapat diperluas menggunakan mekanisme gulung.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, smartphone tersebut diperkirakan meluncur pada paruh pertama tahun 2028.

Kehadiran perangkat ini tentu menarik perhatian karena berpotensi menghadirkan pengalaman baru yang belum pernah ada pada lini Galaxy.

Baca juga: Samsung Beri Bocoran Galaxy Z Fold 8, Foldable Baru dengan Desain Lebih Lebar dan Ringkas

Samsung Siapkan Layar Rollable untuk Galaxy

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Samsung Display sedang berdiskusi untuk memasok panel OLED khusus bagi smartphone rollable tersebut.

Perangkat yang sementara dijuluki Galaxy Z Slide itu dikabarkan akan menggunakan layar berukuran sekitar 10 inci dengan rasio 16:9 dan tingkat kerapatan sekitar 440 PPI saat layar dibentangkan sepenuhnya.

Dalam kondisi normal, ukurannya tetap ringkas seperti smartphone pada umumnya sehingga mudah disimpan di saku. Ketika layar diperluas, tampilannya berubah mendekati ukuran tablet untuk memberikan ruang kerja yang lebih lega.

Layar Lebih Besar Tanpa Engsel Lipat

Berbeda dengan ponsel lipat yang menggunakan engsel di bagian tengah, smartphone rollable mengandalkan mekanisme gulung sehingga layar dapat memanjang secara otomatis.

Pendekatan ini menawarkan beberapa keunggulan, seperti:

  • Tidak memiliki lipatan layar di bagian tengah.
  • Area tampilan bertambah sesuai kebutuhan.
  • Pengalaman multitasking menjadi lebih nyaman.
  • Aktivitas membaca, menonton video, hingga bekerja terasa lebih lega.

Jika teknologi tersebut berhasil diterapkan dengan baik, smartphone rollable bisa menjadi alternatif baru bagi pengguna yang menginginkan layar besar tanpa membawa tablet.

Tantangan Besar yang Masih Harus Diatasi

Meski terdengar menjanjikan, pengembangan smartphone rollable bukan perkara mudah.

Samsung harus memastikan layar tetap awet meski terus mengalami proses menggulung dan membuka setiap hari. Selain itu, terdapat sejumlah tantangan teknis yang perlu diselesaikan, antara lain:

  • Ketahanan layar fleksibel terhadap penggunaan jangka panjang.
  • Mekanisme gulung yang tetap stabil.
  • Permukaan layar tetap rata tanpa kerutan.
  • Kualitas gambar yang konsisten di seluruh area layar.
  • Desain internal yang tetap tipis dan ringan.
  • Sistem penggulung yang tahan lama.

Semua aspek tersebut menjadi faktor penting sebelum perangkat benar-benar dipasarkan secara luas.

Bayang-bayang Kegagalan LG Masih Membekas

Konsep smartphone rollable sebenarnya bukan hal baru.

Beberapa tahun lalu, LG sempat memperkenalkan perangkat dengan layar yang dapat digulung. Namun, produk tersebut tidak pernah dipasarkan secara luas karena divisi smartphone LG akhirnya dihentikan.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran, inovasi teknologi saja belum cukup. Sebuah perangkat juga harus memiliki harga yang kompetitif, daya tahan tinggi, dan manfaat nyata bagi pengguna sehari-hari.

Samsung Punya Pengalaman Mengembangkan Layar Fleksibel

Meski tantangannya besar, Samsung bukan pemain baru dalam teknologi layar.

Samsung Display sebelumnya telah memperkenalkan berbagai konsep layar fleksibel, termasuk Rollable Flex dan Flex Hybrid.

Perusahaan juga menjadi pemasok panel OLED untuk laptop Lenovo ThinkBook Plus Rollable, sehingga memiliki pengalaman dalam mengembangkan layar yang dapat diperluas.

Pengalaman tersebut diharapkan mampu membantu Samsung menghadirkan smartphone rollable yang lebih matang dibandingkan konsep-konsep sebelumnya.

Apa yang Harus Dibuktikan Samsung?

Jika benar diluncurkan pada 2028, Samsung tidak hanya dituntut menghadirkan desain futuristis.

Perusahaan juga harus memastikan perangkat memiliki daya tahan tinggi, antarmuka yang mampu memanfaatkan layar yang berubah ukuran secara otomatis, layanan purna jual yang mudah dijangkau, serta biaya perbaikan yang tidak terlalu mahal.

Selain itu, harga jual juga akan menjadi faktor penting. Smartphone rollable perlu menawarkan nilai lebih agar mampu menarik minat pengguna di tengah persaingan smartphone premium yang semakin ketat.

Apakah Smartphone Rollable Akan Menjadi Tren Baru?

Kemunculan smartphone rollable menunjukkan bahwa industri smartphone masih terus mencari bentuk perangkat terbaik setelah era foldable.

Jika Samsung berhasil mengatasi berbagai tantangan teknis, perangkat ini berpotensi membuka kategori baru di pasar smartphone premium.

Namun hingga saat ini, seluruh informasi yang beredar masih sebatas laporan dan belum ada pengumuman resmi mengenai spesifikasi maupun jadwal peluncurannya.

Karena itu, menarik untuk menunggu bagaimana Samsung akan mengembangkan teknologi ini dalam beberapa tahun ke depan.

Samsung dikabarkan tengah menyiapkan smartphone rollable yang diperkirakan hadir pada 2028. Dengan layar yang dapat diperluas hingga mendekati ukuran tablet, perangkat ini menawarkan konsep baru yang berbeda dari smartphone lipat.

Meski memiliki potensi besar, Samsung masih harus membuktikan bahwa teknologi rollable mampu memberikan daya tahan, pengalaman penggunaan, dan harga yang sebanding dengan inovasi yang ditawarkan. Jika berhasil, Galaxy rollable bisa menjadi langkah berikutnya dalam evolusi smartphone premium.

Baca juga: Perilisan Xiaomi HyperOS 4 Diundur ke Agustus, Matangkan Android 17

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU