INDOZONE.ID - Apple menawarkan dua pilihan tablet premium yang sama-sama mengandalkan performa tinggi, yakni iPad Air dan iPad Pro.
Sekilas keduanya terlihat serupa, terutama karena sama-sama ditenagai chip Apple Silicon, dan mendukung berbagai kebutuhan produktivitas maupun hiburan. Namun, iPad Pro tetap memiliki sejumlah fitur eksklusif yang belum tersedia di iPad Air.
Meski perbedaan tersebut tidak selalu terasa bagi pengguna biasa, beberapa fitur premium di iPad Pro bisa menjadi pertimbangan penting bagi kreator konten maupun profesional.
Berikut, lima fitur yang hanya bisa ditemukan di iPad Pro.
Baca juga: 4 Alasan iPad Lawas Masih Layak Dibeli Ketimbang Model Terbaru
5 Perbedaan iPad Pro dan iPad Air
1. Chip Apple M5 dengan Performa Lebih Kencang
Salah satu nilai jual utama iPad Pro terbaru adalah penggunaan chip Apple M5. Prosesor ini menawarkan peningkatan performa untuk berbagai pekerjaan berat.
Mulai dari menjalankan game AAA dengan pengaturan grafis maksimal, proses rendering video 4K, hingga pemanfaatan teknologi ray tracing yang lebih optimal.
Meski demikian, iPad Air yang dibekali chip M4 sebenarnya juga memiliki performa yang sangat mumpuni.
Selisih kemampuannya hanya sekitar 10 persen saat menjalankan beban kerja berat. Untuk aktivitas sehari-hari seperti membuka banyak aplikasi, menonton video, browsing, atau mengedit dokumen, perbedaannya hampir tidak terasa.
Bagi sebagian besar pengguna, performa iPad Air sudah lebih dari cukup, mengingat sistem operasi iPadOS sendiri belum sepenuhnya memanfaatkan kemampuan maksimal chip M5.
Baca juga: Kekurangan dan Kelebihan Beli iPad Bekas yang Wajib Kamu Pahami
2. Layar OLED Ultra Retina XDR yang Lebih Memukau
Perbedaan paling mencolok antara kedua tablet ini justru terletak pada sektor layar. iPad Pro menggunakan panel OLED Ultra Retina XDR yang dipadukan dengan refresh rate 120Hz ProMotion.
Teknologi tersebut menghasilkan tampilan warna yang jauh lebih hidup, tingkat kontras tinggi, serta warna hitam yang benar-benar pekat. Pengalaman menikmati film, mengedit foto, hingga bermain game pun terasa lebih nyaman di mata.
Sebaliknya, iPad Air masih mengandalkan layar Liquid Retina IPS yang kualitasnya tetap bagus, tetapi belum mampu menyamai kualitas visual OLED milik iPad Pro.
Selain itu, panel OLED juga lebih hemat daya dan kini memiliki risiko burn-in yang jauh lebih kecil berkat teknologi terbaru Apple.
3. Face ID untuk Membuka Perangkat Lebih Praktis
Fitur Face ID masih menjadi salah satu pembeda eksklusif antara iPad Pro dan iPad Air. Apple tetap mempertahankan sistem pengenalan wajah ini hanya pada lini Pro.
Sementara itu, iPad Air masih menggunakan Touch ID yang terintegrasi pada tombol power. Meski tetap aman digunakan, sebagian pengguna menganggap sensor sidik jari tersebut kurang praktis.
Sebab, sensor itu terkadang gagal membaca sidik jari atau membutuhkan beberapa kali percobaan saat proses registrasi.
Face ID menawarkan pengalaman yang lebih cepat dan nyaman, karena mampu mengenali wajah bahkan di kondisi minim cahaya tanpa perlu menyentuh perangkat.
4. Dukungan Thunderbolt dan USB 4
iPad Pro juga dibekali port Thunderbolt dan USB 4 yang memiliki kecepatan transfer data jauh lebih tinggi dibandingkan USB 3 yang digunakan pada iPad Air.
Keunggulan ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang sering memindahkan file berukuran besar menggunakan SSD eksternal, atau menghubungkan berbagai aksesori profesional.
Namun, bagi pengguna umum, keberadaan Thunderbolt mungkin tidak terlalu berpengaruh. Aktivitas seperti mengedit dokumen, belajar, streaming, hingga penggunaan sehari-hari tetap dapat dilakukan dengan nyaman menggunakan port USB 3 yang tersedia di iPad Air.
5. Pengisian Daya Lebih Cepat
Daya tahan baterai kedua tablet sama-sama mampu bertahan sekitar 10 jam dalam penggunaan normal. Perbedaan utamanya terletak pada kecepatan pengisian daya.
iPad Air mendukung fast charging hingga 30W yang membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengisi baterai hingga penuh. Sementara itu, iPad Pro mampu mengisi daya lebih cepat, sekitar satu setengah jam atau bahkan kurang jika menggunakan adaptor berdaya 60W.
Meski selisih waktunya hanya sekitar 30 menit, fitur ini dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan perangkat selalu siap digunakan.
iPad Pro memang menawarkan sejumlah fitur premium yang tidak tersedia pada iPad Air, mulai dari chip M5, layar OLED, Face ID, dukungan Thunderbolt, hingga pengisian daya yang lebih cepat.
Namun, sebagian besar keunggulan tersebut lebih ditujukan bagi pengguna profesional yang membutuhkan performa dan fitur terbaik.
Jika kebutuhan anda hanya sebatas produktivitas harian, belajar, hiburan, hingga pekerjaan ringan, iPad Air masih menjadi pilihan yang sangat layak dengan harga yang lebih bersahabat.
Sebaliknya, apabila menginginkan pengalaman terbaik, iPad Pro tetap menjadi tablet premium paling lengkap yang ditawarkan Apple saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com