INDOZONE.ID - Kemunculan MediaTek Helio G100 cukup menarik perhatian karena chipset ini datang sebagai penerus lini Helio G-series yang selama ini banyak dipakai di HP kelas menengah.
Pertanyaan yang paling sering muncul tentu sederhana: sebenarnya Helio G100 setara dengan chipset apa?
Kalau melihat performa dan spesifikasinya, Helio G100 berada di level yang cukup dekat dengan Snapdragon 732G.
Bahkan di beberapa aspek, chipset terbaru MediaTek ini mulai menunjukkan keunggulan yang tidak bisa dianggap remeh.
Menariknya lagi, Helio G100 bukan cuma soal angka benchmark. Ada beberapa peningkatan yang membuatnya terasa lebih modern dibanding chipset kelas menengah generasi lama, terutama di sisi efisiensi dan pengolahan grafis.
Posisi Helio G100 di Kelas Menengah
MediaTek merilis Helio G100 sebagai chipset 4G untuk segmen mid-range. Chip ini dibangun dengan fabrikasi 6nm dari TSMC, menggunakan kombinasi 2 core Cortex-A76 2.2GHz dan 6 core Cortex-A55 2.0GHz.
Secara struktur, konfigurasi ini memang tidak terlalu jauh dari Helio G99. Banyak analis bahkan menyebut performanya hanya naik tipis dibanding generasi sebelumnya.
Baca juga: Helio G99 Setara dengan Snapdragon Apa? Ini Spek yang Bikin Kaget!
Namun, MediaTek mencoba memperkuat pengalaman gaming dan multimedia agar lebih relevan untuk HP masa kini.
Kalau disandingkan dengan chipset Qualcomm, Helio G100 paling dekat dengan Snapdragon 732G. Keduanya sama-sama bermain di kelas menengah dengan fokus performa gaming dan multitasking.
Bedanya, Helio G100 hadir dengan proses fabrikasi lebih kecil, bandwidth memori lebih tinggi, dan dukungan hardware yang lebih baru.
Benchmark Helio G100 vs Snapdragon 732G
Dari hasil benchmark AnTuTu v11, Helio G100 mencatat skor sekitar 570 ribu poin. Snapdragon 732G berada di kisaran 517 ribu poin. Artinya, Helio G100 unggul sekitar 10 persen dalam skor total.
Keunggulan itu paling terasa pada sektor memori dan efisiensi sistem. Dukungan LPDDR4X dengan bandwidth hingga 17 GB/s membuat transfer data terasa lebih cepat dibanding Snapdragon 732G yang mentok di 14.9 GB/s.
Sementara di Geekbench 6, hasilnya cukup menarik. Snapdragon 732G masih sedikit unggul di performa single-core dengan skor 753 poin, sedangkan Helio G100 berada di angka 728 poin.
Namun untuk multi-core, Helio G100 berhasil melampaui lawannya dengan skor sekitar 1959 poin.
Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan ini biasanya terasa saat multitasking. Helio G100 lebih nyaman ketika membuka banyak aplikasi sekaligus atau menjalankan proses berat secara bersamaan.
GPU Helio G100: Tidak Sekencang Adreno, Tapi Lebih Modern
Salah satu bagian paling menarik dari Helio G100 ada di GPU-nya. Chipset ini memakai Mali-G57 MP2 dengan clock hingga 1000MHz. Snapdragon 732G sendiri menggunakan Adreno 618. (NanoReview.net)
Kalau hanya melihat angka mentah, Adreno 618 sebenarnya masih punya kemampuan floating point lebih tinggi. Itu sebabnya Snapdragon 732G masih dianggap unggul dalam beberapa skenario gaming tertentu.
Namun Helio G100 punya pendekatan berbeda. GPU Mali-G57 MP2 yang dipakai sudah mendukung Vulkan 1.3, lebih baru dibanding Vulkan 1.1 pada Snapdragon 732G.
Dukungan ini membuat optimasi grafis modern jadi lebih baik, terutama untuk game dan engine terbaru. Selain itu, frekuensi GPU Helio G100 juga sekitar 25 persen lebih tinggi dibanding GPU Snapdragon 732G.
Dalam pengujian compute score GPU Geekbench, Helio G100 bahkan unggul sekitar 13 persen. Ini menunjukkan kemampuan pengolahan grafis dan komputasi AI-nya cukup kompetitif untuk kelas menengah.
Baca juga: Helio G85 Setara Snapdragon Berapa? Cek Ini Agar Tak Salah Beli!
Jadi kalau ditanya apakah Helio G100 cocok untuk gaming, jawabannya: iya, terutama untuk game populer seperti PUBG Mobile, Mobile Legends, atau COD Mobile dengan setting menengah hingga tinggi.
Efisiensi Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu alasan Helio G100 mulai menarik perhatian ada di efisiensi dayanya. Fabrikasi 6nm membuat konsumsi baterainya lebih hemat dibanding Snapdragon 732G yang masih memakai proses 8nm.
Di benchmark efisiensi, Helio G100 juga mencatat nilai lebih tinggi.
Dalam praktiknya, chipset dengan fabrikasi lebih kecil biasanya menghasilkan panas lebih rendah dan performa lebih stabil saat dipakai lama. Ini penting terutama untuk gaming atau aktivitas multitasking berat.
Beberapa pengguna dan komunitas gadget juga menyebut Helio G100 terasa cukup stabil untuk penggunaan harian, asalkan dipadukan dengan RAM yang memadai dan software yang optimal.
Dukungan Kamera dan Multimedia Lebih Modern
Helio G100 juga membawa peningkatan menarik di sektor kamera. Chipset ini mendukung kamera hingga 200MP, sedangkan Snapdragon 732G maksimal di 192MP.
Selain itu, Helio G100 sudah mendukung penyimpanan UFS 2.2 yang lebih cepat dibanding UFS 2.1 pada Snapdragon 732G. Efeknya terasa pada proses buka aplikasi, transfer file, dan loading game.
Meski begitu, Snapdragon 732G masih unggul di kemampuan rekam video karena sudah mendukung perekaman 4K 30fps. Helio G100 sendiri masih mentok di 2K 30fps.
Artinya, kalau fokus utama ada di videografi, Snapdragon 732G masih punya nilai lebih. Tetapi untuk penggunaan umum dan fotografi resolusi tinggi, Helio G100 sudah sangat memadai.
Helio G100 Setara Dimensity Berapa?
Kalau dibandingkan dengan keluarga Dimensity, Helio G100 berada di area performa yang cukup dekat dengan Dimensity 6080 atau Dimensity 6100 series untuk penggunaan harian.
Namun ada satu perbedaan besar: Helio G100 masih chipset 4G.
Jadi dari sisi performa mentah, Helio G100 memang sudah mendekati chipset Dimensity kelas bawah-menengah. Tetapi dari sisi konektivitas, Dimensity tetap lebih unggul karena sudah mendukung jaringan 5G.
Baca juga: Helio G200 Siap Temani Ponsel Kelas Menengah dengan Kamera dan Koneksi Lebih Oke
Inilah yang membuat Helio G100 lebih cocok untuk pengguna yang belum terlalu memprioritaskan 5G dan lebih fokus ke harga, efisiensi, serta gaming ringan-menengah.
Jadi, Helio G100 Bagus atau Tidak?
Kalau melihat performanya, Helio G100 bisa dibilang berada di level Snapdragon 732G dengan pendekatan yang lebih modern.
Chipset ini menawarkan efisiensi lebih baik, bandwidth memori lebih tinggi, GPU yang lebih baru, dan dukungan hardware yang lebih segar.
Memang, Snapdragon 732G masih unggul di beberapa sisi seperti performa GPU tertentu dan kemampuan video 4K. Tetapi secara umum, Helio G100 sudah cukup kuat untuk kebutuhan mayoritas pengguna saat ini.
Untuk browsing, media sosial, multitasking, editing ringan, sampai gaming populer, performanya sudah sangat aman. Apalagi jika dipadukan dengan RAM besar dan sistem yang optimal.
Jadi kalau ada yang bertanya “Helio G100 setara dengan apa?”, jawaban paling masuk akal saat ini adalah Snapdragon 732G dengan bonus efisiensi dan fitur yang terasa lebih baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Versus.com