INDOZONE.ID - MediaTek Helio G99 sering disebut sebagai salah satu chipset mid-range paling “aman” untuk dibeli.
Performanya cukup kuat untuk gaming, baterainya irit, dan banyak dipakai di HP harga 2–3 jutaan. Namun satu pertanyaan masih sering muncul, sebenarnya Helio G99 setara dengan chipset apa?
Kalau melihat posisi performanya, Helio G99 paling dekat dengan Qualcomm Snapdragon 732G.
Keduanya sama-sama bermain di kelas menengah, dan ditujukan untuk pengguna yang ingin performa stabil tanpa harus membeli HP mahal.
Meski begitu, karakter kedua chipset ini ternyata cukup berbeda saat dipakai sehari-hari, terutama untuk gaming.
Helio G99 dan Snapdragon 732G Sama-Sama Kencang, Tapi Pendekatannya Berbeda
Helio G99 menggunakan fabrikasi 6nm, sementara Snapdragon 732G masih memakai 8nm. Di dunia chipset, ukuran fabrikasi seperti ini cukup penting karena berpengaruh ke suhu dan konsumsi daya.
Semakin kecil fabrikasinya, biasanya semakin efisien juga penggunaan baterainya.
Di atas kertas, Helio G99 punya kombinasi CPU 2 core 2,2 GHz dan 6 core 2 GHz. Snapdragon 732G sedikit unggul di core performa dengan konfigurasi 2 core 2,3 GHz dan 6 core 1,8 GHz.
Sebenarnya perbaedaan di atas kertas memang tidak jauh, tetapi pengalaman saat pemakaian akan terasa berbeda.
Helio G99 terasa lebih main aman dengan cara menggunakan sistem limit performa, dengan fokus utamanya menjaga efisiensi dan kestabilan suhu demi kenyamanan pengguna.
Berbeda dengan Snapdragon 732G yang terasa tidak me-limit performanya, dan terkesan lebih melepasnya tanpa peduli dengan suhu.
Buat pengguna harian, efeknya cukup terasa. HP dengan Helio G99 biasanya lebih adem saat dipakai lama, termasuk ketika gaming beberapa jam.
Kenapa Banyak Gamer Mulai Melirik Helio G99?
Salah satu alasan utamanya ada di efisiensi daya. Helio G99 memakai TDP 5W yang sama dengan Snapdragon 732G, tetapi fabrikasi 6nm membuat penggunaan dayanya lebih optimal.
Ini membantu chipset menjaga performa tanpa cepat mengalami thermal throttling. Dalam sesi gaming panjang, performa yang stabil sering lebih penting daripada angka benchmark tinggi.
Karena itu, banyak pengguna merasa Helio G99 lebih nyaman dipakai untuk game seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, sampai Honor of Kings.
Selain itu, MediaTek juga memberikan peningkatan pada sisi GPU. Helio G99 memakai Mali-G57 dengan turbo GPU mencapai 2133 MHz. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding Snapdragon 732G yang berada di 825 MHz.
Di sisi lain, Snapdragon masih mengandalkan Adreno 618 yang terkenal punya optimasi game lebih matang.
Jadi, meskipun angka GPU Helio G99 terlihat lebih tinggi, pengalaman gaming akhirnya tetap tergantung jenis game yang dimainkan.
Snapdragon 732G Masih Punya Kelebihan di GPU
Kalau fokus utamanya gaming berat atau emulator, Snapdragon 732G masih punya nilai jual kuat.
Adreno 618 milik Qualcomm terkenal lebih stabil untuk game yang mengandalkan optimasi GPU. Beberapa game juga lebih “ramah” terhadap Snapdragon dibanding chipset MediaTek.
Hal ini terlihat dari dukungan DirectX. Snapdragon 732G sudah mendukung DirectX 12, sementara Helio G99 masih berada di DirectX 11.
Jumlah shading unit Snapdragon 732G juga jauh lebih besar, yaitu 128 dibanding 32 milik Helio G99. Secara teknis, ini membuat Snapdragon punya potensi rendering grafis yang lebih baik pada kondisi tertentu.
Karena itu, gamer yang suka emulasi atau game dengan grafis berat, kadang masih memilih Snapdragon dibanding Helio G99.
Baca juga: Ranking AnTuTu HP Mid-Range 2025: MediaTek Kuasai HP Kelas Menengah Terbaik
Namun untuk gaming umum, perbedaannya tidak selalu signifikan. Banyak pengguna justru lebih menyukai Helio G99 karena suhu HP tidak cepat naik dan baterai lebih tahan lama.
Performa Harian Helio G99 Terasa Lebih Modern
Keunggulan lain Helio G99 ada di sektor memori. Chipset ini mendukung RAM hingga 12GB dengan kecepatan 4266 MHz. Snapdragon 732G hanya mendukung RAM maksimal 8GB dengan kecepatan 1866 MHz.
Bandwidth memorinya juga lebih besar, yaitu 17,1 GB/s dibanding 14,9 GB/s milik Snapdragon 732G. Artinya, Helio G99 punya jalur data yang lebih cepat saat menjalankan aplikasi atau multitasking.
Dalam penggunaan nyata, hal seperti ini biasanya terasa ketika membuka banyak aplikasi sekaligus, berpindah antar game, atau menjalankan UI modern dengan refresh rate tinggi.
Helio G99 juga sudah mendukung eMMC 5.2, sedikit lebih baru dibanding eMMC 5.1 pada Snapdragon 732G.
Memang bukan lompatan besar, tetapi tetap memberi pengaruh pada transfer data dan respons penyimpanan.
Soal Internet, Snapdragon 732G Sedikit Lebih Unggul
Kalau bicara konektivitas, Snapdragon 732G masih unggul tipis. Chipset ini mendukung kecepatan download hingga 800 Mbps, sementara Helio G99 berada di angka 650 Mbps.
Untuk penggunaan normal sebenarnya perbedaan ini jarang terasa. Apalagi, keduanya sama-sama belum mendukung 5G.
Tetapi di kondisi jaringan yang sangat cepat, Snapdragon 732G memang punya potensi transfer data lebih tinggi.
Meski begitu, kebanyakan pengguna mid-range kemungkinan lebih memperhatikan stabilitas gaming dan baterai dibanding selisih kecepatan download seperti ini.
Benchmark Menunjukkan Helio G99 Sangat Kompetitif
Dari sisi benchmark, Helio G99 menunjukkan performa yang cukup kuat untuk kelasnya.
Pada Geekbench 6 single-core, chipset ini mencatat skor sekitar 729 poin. Sementara untuk multi-core, nilainya mencapai 1979 poin.
Skor tersebut menunjukkan Helio G99 masih sangat mampu untuk penggunaan modern, termasuk gaming, multitasking, editing ringan, dan aktivitas harian.
Ditambah lagi, Helio G99 juga sudah menggunakan teknologi HMP atau Heterogeneous Multi-Processing.
Teknologi ini memungkinkan semua core bekerja bersamaan saat dibutuhkan, sehingga performanya bisa lebih fleksibel antara hemat daya dan performa tinggi.
Baca juga: Advan Macha, HP Bernama Unik dengan Chipset Mediatek Dimensitu 7060 Pertama di Indonesia
Snapdragon 732G, masih sangat layak dipakai sampai sekarang. Hanya saja, usianya memang lebih tua dibanding Helio G99.
Itu sebabnya banyak HP baru mulai beralih memakai Helio G99 karena dianggap lebih relevan untuk kebutuhan saat ini.
Jadi, Helio G99 Setara dengan Apa?
Kalau harus disimpulkan secara sederhana, Helio G99 setara dengan Snapdragon 732G di kelas mid-range gaming. Performanya mirip, tetapi karakter keduanya berbeda.
Snapdragon 732G unggul di optimasi GPU, rendering grafis, dan beberapa game tertentu. Sementara Helio G99 lebih kuat di efisiensi baterai, manajemen suhu, serta dukungan memori yang lebih modern.
Buat pengguna yang ingin HP gaming stabil, adem, dan awet dipakai seharian, Helio G99 jadi pilihan yang sangat menarik.
Namun, kalau kebutuhan utamanya emulator atau game yang lebih optimal di Snapdragon, chipset Qualcomm masih punya keunggulan tersendiri.
Pada akhirnya, Helio G99 bukan chipset yang mengejar performa ekstrem. Kekuatan utamanya justru ada di keseimbangan. Dan untuk kelas harga menengah, itu sering jadi hal yang paling dicari pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Versus.com