Jumat, 30 JANUARI 2026 • 17:00 WIB

Apple Tambah Fitur Privasi Baru, Lokasi Pengguna Kini Lebih Sulit Dilacak Operator

Author

Apple rilis fitur privasi baru (techpp.com)

INDOZONE.ID - Apple kembali memperkuat perlindungan privasi penggunanya lewat fitur keamanan terbaru di iPhone dan iPad. 

Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi tingkat ketepatan data lokasi yang dibagikan ke operator seluler, sehingga pihak lain, mulai dari penegak hukum hingga peretas, tidak lagi bisa melihat titik lokasi pengguna secara presisi.

Dengan fitur ini aktif, perangkat Apple tidak lagi mengirimkan alamat lokasi secara detail, melainkan hanya informasi lokasi umum seperti area atau lingkungan sekitar.

Baca juga: AirTag Makin Canggih, Apple Tingkatkan Fitur Jangkauan, Speaker, dan Precision Finding

Langkah ini dinilai menjadi upaya Apple untuk memberikan kontrol privasi yang lebih besar kepada pengguna, tanpa mengganggu fungsi aplikasi maupun layanan darurat.

Perusahaan menegaskan pengaktifan fitur ini tidak mempengaruhi ketepatan data lokasi yang digunakan aplikasi, maupun informasi lokasi yang dibagikan kepada layanan darurat saat pengguna melakukan panggilan darurat.

Fitur pembatasan lokasi presisi itu hadir pada iPhone Air, iPhone 16e, serta iPad Pro (M5) Wi-Fi + Cellular yang menjalankan iOS 26.3. 

Layanan ini baru tersedia di sejumlah operator global, antara lain Telekom di Jerman, AIS dan True di Thailand, EE dan BT di Inggris, serta Boost Mobile di Amerika Serikat.

Kehadiran fitur ini muncul di tengah meningkatnya praktik aparat penegak hukum yang memanfaatkan data operator seluler untuk melacak lokasi individu secara real-time maupun menelusuri riwayat pergerakan mereka.

Baca juga: Imbas Konten Tak Senonoh, Tiga Senator AS Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi X

Selain itu, operator telekomunikasi juga kerap menjadi target peretasan karena menyimpan data sensitif pelanggan. 

Dalam setahun terakhir, sejumlah operator besar di Amerika Serikat, termasuk AT&T dan Verizon, mengonfirmasi adanya penyusupan berkelanjutan yang dikaitkan dengan peretas bernama Salt Typhoon, yang disebut memburu log panggilan dan pesan pejabat tinggi Amerika Serikat.

Di luar ancaman terbaru, kerentanan pada jaringan seluler global juga telah lama memungkinkan pengintai melacak lokasi individu di berbagai belahan dunia.

Pakar keamanan seluler Gary Miller, yang juga peneliti di Citizen Lab dan direktur senior intelijen jaringan di iVerify, mengatakan perangkat pengguna sebenarnya turut berperan dalam mengirimkan data lokasi akurat kembali ke operator.

Baca juga: Google dan Apple Resmi Kerja Sama, AI Gemini Jadi Otak Baru Siri

"Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa perangkat dapat mengirim data lokasi di luar aplikasi," ujar Miller.

Ia menambahkan, meski pembatasan GPS selama ini bisa dilakukan di aplikasi, belum ada kontrol yang benar-benar mengunci agar data lokasi presisi tidak ikut terkirim ke jaringan operator.

Menurutnya, fitur baru Apple tersebut, meski masih terbatas pada sedikit jaringan operator, merupakan langkah awal yang positif dalam memberikan kendali privasi yang lebih besar kepada pengguna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tech Crunch

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU