INDOZONE.ID - Apple dilaporkan sedang menyiapkan peningkatan pada iPhone Air generasi selanjutnya, setelah sempat mengejutkan dengan daya tahan baterai yang cukup andal dengan keterbatasan desainnya.
Namun, masalah baterai tersebut tetap jadi kekhawatiran para pengguna. Apple juga menerima berbagai kritik pada model pertama terkait daya tahan baterai dan cuma punya satu kamera belakang.
Dilansir GSM Arena, pada akhir Desember tahun lalu, iPhone Air disebut bakal dibekali dengan dua kamera, sehingga memungkinkan adanya lensa ultrawide.
Baca juga: TheoTown Mendadak Viral di Indonesia, Jadi Media Ekspresi Gamer dan Kritik Sosial
Selain kamera, Apple juga dikabarkan bakal memperbarui sisi layar. Media The Elec menyebut bahwa iPhone Air 2 menggunakan teknologi layar baru yaitu CoE (Color filter on Encapsulation).
Sebenarnya, teknologi ini disebut bakal pertama kali diperkenalkan lewat iPhone Fold, jika handphone lipat tersebut benar dirilis oleh Apple tahun ini.
Teknologi CoE menjadikan paket layar lebih tipis dan bisa tingkatkan keterbacaan di bawah sinar matahari. Jadi tingkat pencerahan layar tidak perlu dinaikkan untuk mencapai visibilitas.
Baca juga: Google Play Siapkan Fitur Try Before You Buy untuk Game Premium, Main Dulu Baru Bayar!
Dengan layar yang tipis, bisa memberikan ruang ekstra pada baterai. Apple dapat memanfaatkan ruang ekstra tersebut untuk memasang baterai dengan kapasitas lebih besar.
Sekali lagi, ini masih sebatas rumor. Tapi, jika melihat peluncuran iPhone Air tahun lalu yang kurang memuaskan, Apple pasti akan melihat semua sisi untuk perbaikan dari sejumlah kekurangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsm Arena, ANTARA