Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 09:25 WIB

Vivo X300 Pro Bawa Telefoto 200MP Kustom, Revolusi Baru Kamera Smartphone

Author

Vivo X200 Series (Vivo)

INDOZONE.ID - Persaingan di dunia smartphone flagship semakin sengit, terutama di sektor kamera.

Produsen berlomba menghadirkan inovasi untuk menghasilkan foto dengan detail dan kualitas mendekati kamera profesional.

Di tengah tren tersebut, Vivo X300 Pro muncul dengan terobosan baru yang langsung menarik perhatian berkat hadirnya sensor telefoto 200MP hasil kustomisasi khusus bersama Samsung.

Sensor Telefoto 200MP Eksklusif untuk Vivo X300 Pro

Baca juga: Ini Fitur Premium dan Spesifikasi Lengkap Vivo T4 Pro Harga Rp5 Jutaan

Vivo X300 Pro resmi membawa gebrakan besar dalam dunia fotografi mobile.

Perangkat ini hadir dengan sensor telefoto 200MP hasil kustomisasi mendalam, bersama Samsung Semiconductor, bernama ISOCELL HPB atau “Thanos”.

Sensor berukuran 1/1.4 inci ini terbilang sangat besar untuk standar kamera telefoto smartphone, mengingat mayoritas ponsel flagship masih bertahan dengan sensor 50MP berukuran lebih kecil.

Menariknya, sensor HPB ini hanya dipakai oleh Vivo. Samsung tidak menggunakannya pada Galaxy S26 Ultra, meskipun mereka yang memproduksinya.

Vivo menekankan, sensor ini benar-benar hasil kerja sama dari sisi hardware hingga algoritma, bukan sekadar modifikasi ringan.

Modul kamera telefoto vivo X300 Pro (kiri) (gsmarena)

Keunggulan Sensor Telefoto 200MP

Keputusan Vivo X300 Pro memakai sensor besar di telefoto periskop 85mm, bukan sekadar demi angka megapiksel tinggi. Ada sejumlah alasan teknis yang membuatnya istimewa.

Pertama, ukuran 1/1.4 inci memberi kemampuan tangkap cahaya jauh lebih baik, sehingga hasil zoom tetap terang dan detail meski di kondisi minim cahaya.

Kedua, resolusi 200MP memungkinkan fleksibilitas output, baik full-res untuk detail ekstrem, maupun pixel-binning ke 50MP agar lebih tajam dan kaya dynamic range.

Ketiga, sistem stabilisasi optik meningkat ke level CIPA 5.5, membuat shutter speed bisa lebih lambat tanpa risiko blur.

Baca juga:  Vivo V60 5G: Kombinasi Layar AMOLED, Snapdragon 7 Gen 4, dan Fast Charging 90W

Keempat, lensa periskop HPB sudah dilapisi Zeiss T*, bersertifikasi APO, serta menggunakan material fluorite glass yang mampu menekan aberasi dan distorsi.

Empat Kelebihan Utama yang Dibanggakan Vivo

Eksekutif Vivo, Han Boxiao, merinci empat poin keunggulan telefoto X300 Pro:

  • Lebih stabil berkat OIS CIPA 5.5.
  • Lebih cepat dengan fokus tracking yang dikembangkan bersama partner chipset.
  • Lebih jernih melalui algoritma Blueprint yang menjaga detail natural.
  • Lebih murni dengan kombinasi lensa Zeiss T* dan fluorite glass.

Dengan modal ini, Vivo menyebut X300 Pro sebagai 'Long Telephoto King'.

vivo x200 (phonearena.com)

Perbandingan dengan Kompetitor

Jika dibandingkan dengan kompetitor, keunggulan Vivo makin jelas.

Samsung Galaxy S26 Ultra masih bertahan dengan sensor telefoto berukuran kecil, sementara brand lain seperti Xiaomi dan Oppo juga masih mengandalkan sensor 50MP.

Posisi Vivo X300 Pro pun menjadi pionir berkat keberanian memasang telefoto 200MP kustom.

Baca juga: Motorola S60 Pro, Vivo V50, dan Oppo Reno 13: Pilih HP Mid-Range Rp 9 Jutaan yang Paling Cocok Buat Kamu!

Kamera Utama Tetap Tangguh

Meski sorotan utama pada telefoto, kamera utama X300 Pro tetap mengesankan dengan sensor Sony LYT-828 berukuran 1/1.28 inci.

Dukungan Hybrid HDR, UHCG, hingga Quad Phase Detection menjadikan hasil foto tetap premium.

Baca juga:  Vivo V60: Desain Stylish, Kamera Telefoto Juara, dan Baterai Badak

Kolaborasi Zeiss dan Dukungan Performa

Dari sisi software, Vivo menyematkan chip pemrosesan VS1 dan V3+ untuk mengoptimalkan hasil tangkapan kamera besar. Kolaborasi berlanjut dengan Zeiss memastikan foto lebih natural, bokeh khas, dan minim distorsi.

Selain sektor kamera, Vivo X300 Pro juga membawa layar 6,8 inci resolusi 1.5K, prosesor Dimensity 9500, dan baterai 7.000 mAh.

Dua varian disiapkan: X300 standar dengan sensor 200MP di kamera utama, dan X300 Pro dengan telefoto 200MP. Perilisannya diperkirakan dimulai Oktober 2025 di Tiongkok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gsmarena.com, Weibo

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU