INDOZONE.ID - Di dunia konsol genggam untuk PC gaming, Steam Deck selama ini dikenal sebagai pilihan terbaik.
Meski popularitasnya masih kalah dibanding Nintendo Switch 2, perangkat ini tetap menjadi favorit para gamer hardcore.
Namun, kehadiran ROG Xbox Ally X hasil kolaborasi ASUS dan Xbox bisa jadi ancaman baru yang siap melengserkan Steam Deck.
Mari kita bahas perbandingan keduanya dari sisi spesifikasi, desain, kontrol, game, hingga harga.
Baca juga: Perbandingan AI Excel Gratis vs Berbayar, Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
Spesifikasi ROG Xbox Ally X vs Steam Deck
- Ukuran & Bobot
ROG Xbox Ally X berukuran 11,45 x 4,78 x 2 inci dengan bobot 1,57 pon, sedikit lebih besar dan berat dibanding Steam Deck (11,7 x 4,6 x 1,9 inci, 1,47 pon).
- Layar
Steam Deck menawarkan layar LCD 7,4 inci dengan resolusi 1280x800, sedangkan ROG menghadirkan layar IPS FHD 7 inci dengan resolusi 1080p 120Hz, bahkan mendukung teknologi Automatic Super Resolution (ASR) berbasis AI.
- CPU & GPU
ROG mengandalkan AMD Ryzen AI Z2 Extreme (35W) dengan GPU Radeon 890M, jauh lebih baru dan kuat dibanding APU Zen 2 RDNA 2 milik Steam Deck.
- RAM & Penyimpanan
ROG hadir dengan RAM LPDDR5X 24GB dan SSD 1TB bawaan,steam Deck hanya menawarkan RAM 16GB dengan opsi penyimpanan 64GB – 512GB, meski bisa ditambah via microSD.
- Konektivitas & Port
ROG sudah mendukung Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, serta dua port USB-C (salah satunya kompatibel Thunderbolt 4),steam Deck hanya memiliki satu USB-C dengan DisplayPort 1.4.
- Baterai
ROG dibekali baterai 80Wh, jauh lebih besar dibanding Steam Deck dengan 50Wh,walau begitu, daya tahan nyatanya akan bergantung pada penggunaan.
Desain: Ergonomis vs Fungsional
Steam Deck lebih fokus pada fungsi, namun beberapa gamer merasa desainnya agak berat dipakai dalam jangka lama.
Sebaliknya, ROG Xbox Ally X dirancang dengan grip ergonomis mirip kontroler Xbox, membuat pengalaman bermain lebih nyaman, terutama untuk sesi gaming panjang.
Kontroler: Xbox Style vs Minimalis
ROG Xbox Ally X benar-benar mengadopsi gaya kontroler Xbox dengan stik offset, tombol berwarna khas, serta trigger yang pas di jari.
Sementara itu, Steam Deck memiliki layout tombol yang cukup rapat.
Meski begitu, keunggulan Steam Deck ada pada touchpad bawaan yang membuatnya fleksibel untuk berbagai jenis game.
Game: Kebebasan vs Kemudahan
Steam Deck berjalan dengan Linux, sehingga bisa mengakses Steam, Epic, Battle.net, bahkan Xbox dengan sedikit konfigurasi tambahan.
Gamer berpengalaman juga bisa memasang emulator di dalamnya.
ROG Xbox Ally X lebih fokus pada kemudahan.
Dengan UI khusus, kamu bisa langsung membuka game dari Steam, Epic, Battle.net, maupun Xbox tanpa setup rumit.
Artinya, Steam Deck memberikan kebebasan penuh, sementara ROG menawarkan akses cepat dan praktis.
Harga: Steam Deck Lebih Terjangkau
- Steam Deck 256GB – $400
- Steam Deck OLED 512GB – $550
- Steam Deck OLED 1TB – $650
Sedangkan harga resmi ROG Xbox Ally X masih belum diumumkan.
Rumor menyebutkan versi standar sekitar $700, dan versi X bisa mencapai $1.050.
Jika kamu mencari perangkat lebih kuat, ergonomis, dengan penyimpanan besar, layar tajam, dan UI yang ramah pengguna, maka ROG Xbox Ally X adalah pilihan menarik.
Baca juga: Final Fantasy 7 Rebirth Kini Resmi Didukung Steam Deck, Siap Main di Mana Saja
Namun, jika kamu ingin kebebasan penuh, harga lebih ramah, dan fleksibilitas maksimal, Steam Deck tetap sulit digantikan.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung pada kebutuhanmu: praktis dan modern bersama ROG, atau fleksibel dan terjangkau bersama Steam Deck.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com