INDOZONE.ID - Meta resmi menghentikan fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru di Instagram yang sempat menuai banyak kritik dari pengguna.
Fitur tersebut sebelumnya memungkinkan siapa saja mengubah foto dari akun Instagram publik menggunakan AI tanpa memberi pemberitahuan kepada pemilik foto.
Fitur ini baru dirilis pada 8 Juli kemarin, bersamaan dengan peluncuran Muse Image, generator gambar AI terbaru yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs, divisi khusus AI milik Meta.
Baca juga: Meta Siapkan Chip AI Generasi Baru, Kurangi Ketergantungan ke Nvidia
Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah pengguna dapat membuat gambar AI dengan menyebut atau me-mention akun Instagram publik sebagai referensi.
Namun, fitur ini langsung memicu kontroversi karena pemilik akun tidak akan mendapat notifikasi jika fotonya digunakan sebagai acuan untuk menghasilkan gambar AI.
Kebijakan tersebut memicu reaksi negatif dari banyak pengguna yang khawatir foto mereka bisa dimanfaatkan tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.
Bahkan, media teknologi TechCrunch sempat menerbitkan panduan bagi pengguna yang ingin menonaktifkan fitur tersebut.
Menanggapi kritik yang terus berdatangan, Meta akhirnya memutuskan untuk menarik fitur itu.
Dalam unggahan di blog resminya pada Jumat, perusahaan mengakui bahwa fitur tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
"Kami ingin menghadirkan alat kreatif yang bermanfaat sekaligus memberi pengguna kendali atas apakah konten publik mereka dapat dijadikan referensi dengan cara ini. Namun, kami mendengar masukan dari pengguna dan menyadari bahwa fitur ini tidak memenuhi harapan, sehingga kini sudah tidak lagi tersedia," tulis Meta seperti dilansir Tech Crunch, Sabtu (11/7/2026).
Hingga saat ini, Meta belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan teknis di balik penghentian fitur tersebut.
Sejak teknologi AI terintegrasi dengan berbagai platform media sosial, penyalahgunaannya memang menjadi sorotan.
AI kerap digunakan untuk membuat gambar manipulasi, termasuk gambar tidak senonoh yang melibatkan figur publik perempuan tanpa izin.
Baca juga: 7 Hero Jungler Terkuat 'Meta Season 41 Mobile Legends', Pilihan Terbaik untuk Push Rank Solo
Meski berbagai platform telah berupaya menambahkan sistem pengamanan, langkah tersebut dinilai belum sepenuhnya efektif dalam mencegah penyalahgunaan teknologi AI.
Dalam kasus fitur terbaru Meta ini, banyak pihak menilai potensi penyalahgunaannya sudah cukup jelas sejak awal.
Menurut laporan Puck News, keputusan Meta untuk menghapus fitur tersebut juga diambil setelah mendapat sorotan dari pengguna, agensi talenta, termasuk Creative Artists Agency (CAA), yang menyampaikan kekhawatiran terkait privasi dan penyalahgunaan foto publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Puck News, Tech Crunch